TELAAH BUKU TEKS BAHASA INDONESIA “WAHANA PENGETAHUAN” KELAS VII KURIKULUM 2013
DOI:
https://doi.org/10.25134/jtwtmn02Kata Kunci:
materi, pendekatan saintifik, penilaian otentik, kurikulum 2013Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) muatan jenis materi; (2) muatan pendekatan saintifik; dan (3) muatan penilaian otentik dalam buku teks Bahasa Indonesia Wahana Pengetahuan Kelas VII Kurikulum 2013. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif jenis analisis dokumen. Sumber data penelitian adalah buku teks Bahasa Indonesia Wahana Pengetahuan untuk Kelas VII Kurikulum 2013 edisi revisi terbitan Kemendikbud. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik pembacaan dan pencatatan dengan menggunakan instrumen yang telah divalidasi berupa panduan analisis dokumen. Data penelitian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) berdasarkan muatan materi, aspek keterampilan lebih mendominasi daripada aspek sikap dan pengetahuan. Hal ini menunjukkan buku teks tersebut belum memenuhi tuntutan Kurikulum 2013 yang menginginkan adanya keseimbangan antara ketiga aspek tersebut, (2) berdasarkan muatan pendekatan saintifik, muatan langkah mencoba merupakan kegiatan yang paling sering ditemukan dalam kegiatan pembelajaran yang terdapat dalam buku teks. Hal ini menunjukkan buku teks tersebut meminta siswa untuk lebih aktif dalam proses pembelajaran yang sesuai dengan tuntutan dari Kurikulum 2013, dan (3) berdasarkan muatan penilaian otentik, penilaian keterampilan lebih mendominasi daripada penilaian sikap dan pengetahuan. Penilaian kompetensi sikap belum terpenuhi dengan baik, dengan hanya ditemukannya satu teknik penilaian sikap berupa teknik penilaian diri.
Unduhan
Referensi
Bagnato, S. J. (2007). Authentic assessment for early childhood intervention. United States of America: The Guilford Press
Department of Education Children’s Service. (2004). Choosing and using teaching and learning materials. Port Road Hindmarsh: DECS Publishing.
Dharma Kesuma, et al. (2012). Pendidikan karakter: kajian teori dan praktik di sekolah. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Gilbert. P. (2004) Integrating scientific method & critical thinking in classroom debates on environmental issues. The American Biology Teacher, 66 (3), 26-32.
Hosnan, M. (2014). Pendekatan saintifik dan kontekstual dalam pembelajaran abad 21. Bogor: Ghalia Indonesia.
Jensen, Eric. (2011). Pembelajaran berbasis otak. ( Terjemahan Benyamin Molan). California of USA: SAGE.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2014). Bahasa Indonesia Wahana Pengetahuan. Jakarta: Kemdikbud.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2013a). Permendikbud No 58 Tahun 2013, tentang Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2013b). Permendikbud No 66 Tahun 2013, tentang Standar Penilaian.
Muslich, Masnur. (2011) Authentic asessment: Penilaian berbasis kelas dan kompetensi. Bandung: PT Refika Aditama.
Mulyasa, H. E. (2013). Pengembangan dan implementasi Kurikulum 2013. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Nurgiyantoro, Burhan. (2011). Penilaian otentik. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Polio, C. (2014). Using authentic materials in the beginning language classroom. Center for Language Education and Research, 18, 1-8.
Presiden RI. (2013) Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2013 tentang Standar Nasional Pendidikan.
Republik Indonesia. (2003). Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2003, tentang Sistem Pendidikan Nasional pasal 33.
Santrock, J. W. (2009). Psikologi Pendidikan (Ed 3 Terjemahan Diana Angelica). America: McGraw Hill. (Buku asli diterbitkan tahun 2008).
Sebba, J. et al. (2008). Impact of self and peer asessment on students in secondary schools. Research Brief.
Sun, Zhoumin. (2010). Language teaching materials and learner motivation. Journal of Language Teaching and Research,1 (6), 889-892.
Sugiyono. (2011). Metode penelitian kuantitatif kualitatif dan r&d. Bandung: Alfabeta.
Suryaman, Maman. (2006). Dimensi-Dimensi Kontekstual di dalam Penulisan Buku Teks Pelajaran Bahasa Indonesia. Jurnal Diksi, 13 (2), 1-21.
Suwandi, Sarwiji. (2018). Pembelajaran bahasa Indonesia yang mencerdaskan dan tanggung jawab menghasilkan generasi literat. FON, Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 13 (2), 1-17.
Widyaningsih, N., & Zuchdi, D. (2015). Uji keterbacaan wacana pada buku teks bahasa Indonesia kelas V SD Negeri di Kecamatan Wonogiri. LingTera, 2(2), 144 - 155.
Wren, D.G. (2009). Peformance assessment: A key component of a balanced assessment system. Virginia: Department of Research, Evaluation, and Asessment.
