PENGGUNAAN MODEL SINEKTIK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MAHASISWA DALAM MENULIS PUISI
DOI:
https://doi.org/10.25134/92czj416Kata Kunci:
model sinektik, kemampuan menulis puisiAbstrak
Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas, fokus dari penelitian ini adalah penggunaan model pembelajaran sinektik untuk meningkatkan kemampuan menulis mahasiswa PBSI tingkat II tahun ajaran 2018/2019. Tujuan dari penelitian ini untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menulis puisi dengan memperhatikan pilihan kata yang tepat, pencitraan, pemadatan bahasa, kata konkret, tema, dan amanat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Penelitian Tindakan Kelas. Objek penelitian mahasiswa PBSI tingkat II tahun ajaran 2018/2019 dengan jumlah 58 orang. Hasil peneltian 1). Menyusun RPS dengan langkah-langkah sebagai berikut 1) menggunakan teknik tanya jawab anatara mahasiswa dan peneliti/dosen mengenai tema yang sudah ditentukan oleh dosen yaitu “wanita karier”(2) menggunakan teknik analogi langsung mahasiswa menganalogikan wanita karier dengan benda, hewan, kata sifat ada kata positif dan ada kata negatif. Mahasiswa harus mengumpulkan kata-kata tersebut sebanyak-banyaknya untuk dirangkai menjadi sebuah puisi .(3) masing-masing mahasiswa disuruh menulis puisi dengan tema wanita karier. (4) menggunakan kriteria penilaian untuk mengukur kemampuan siswa dalam menulis puisi. Tindakan-tindakan tersebut termuat dalam Rancangan Pembelajaran Semester (RPS).2). Proses pelaksanaan pembelajaran menulis puisi, pada awalanya dosen/peneliti melakukan tanya jawab dengan mahasiswa tentang puisi kemudian dosen memberikan tema (wanita karier), para mahasiswa disuruh menulis sebanyak-banyaknya kata-kata yang menganalogikan wanita karier misalnya analogi dengan kata sifat. Analogi dengan binatang. Analogi dengan benda. Kata –kata yang dikumpulkan ada yang negatif ada yang maknanya positif. Selanjutnya setiap mahasiswa harus menulis puisi dengan kata-kata yang sudah ditulis sebelumnya.3). Hasil pembelajaran yang dicapai dapat dilihat pada pencapaian sebagai berikut. Pada siklus I, mahasiswa yang memperoleh nilai di atas 80 hanya ada lima orang dengan nilai rata-rata seluruh mahasiswa 73. Sedangkan pada siklus II siswa yang memperoleh nilai di atas 80 sebanyak 42 orang dengan nilai rata-rata seluruh siswa 83. Ini membuktikan bahwa model sinektik yang digunakan oleh peneliti efektif untuk meningkatkan pembelajaran menulis puisi pada mahasiswa PBSI tingkat II tahun ajaran 2018/2019 Universitas Kuningan.
Unduhan
Referensi
Arikunto, Suharsini.(2010). Prosedur penelitian. Jakarta: Rineka Cipta.
Chaedar.(2007).Pokoknya Menulis. Bandung: Anggota IKAPI.
E. Mulyasa.(2013). Praktikpenelitian Tindakan Kelas. Bandung : Remaja Rosdakarya.
Hamdani.(2011). Strategi Belajar Mengajar. Bandung: Pustaka Setia.
Heryadi, Dedi. (2008). Metode Penelitian Bahasa. Tasikmalaya : Universitas Siliwangi Tasikmalaya.
Huda, Miftahul.(2014). Model-Model Pengajaran dan Pembelajaran. Yogyakarta : Pustaka Pelajar.
Joyce, Bruce dkk.(2009). Models of Teaching. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Listini, L., & Saraswati, S. (2017). Meningkatkan Kemampuan Menulis Cerpen Melalui Model Pembelajaran Sinektik Siswa Kelas Vii Smp Sandika Sukajadi. Jurnal Bindo Sastra, 1(1), 24-27.
Muslich, Masnur.(2008). KTSP. Jakarta: Bumi Aksara.
Rozak,Abdul.(2012). Menulis Skripsi Itu Tidak Sulit. Cirebon : Unswagati Cirebon.
Rusman.(2012). Model-Model Pembelajaran (Edisi Kedua). Jakarta: Raja Grapindo Persada.
Subana dan Sunarti. (2009). Strategi Belajar Mengajar Bahasa Indonesia. Bandung : Pustaka Setia.
Suntini, S. (2016). Penggunaan Model Sinektik Untuk Meningkatkan Kemempuan Menulis Pada Pembelajaran Wacana Naratif Siswa Kelas XI SMK Muhammadiyah Jalaksana Tahun Ajaran 2014/2015. FON: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 9(2).
Supriyadi, S. (2016). Peningkatan Kemampuan Menulis Puisi Dengan Model Sinektik. Jp2sd (Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar), 1(3), 201-211.
Sukmadinata, Nana Syaodih.(2012). Metode Penelitian Pendidikan.Bandung : Rosdakarya.
Tarigan, Henry Guntur.(2008). Menulis Sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa. Bandung: Angkasa.
Wirawan, Bimo.(2008). Menjadi Penulis Mahir dalam 7 Langkah. Yogyakarta: Pelangi Multi Aksara.
