PEMBELAJARAN BIPA DENGAN APLIKASI AWAN ASA BERBASIS PENGENALAN LINTAS BUDAYA
DOI:
https://doi.org/10.25134/y3vprt04Kata Kunci:
aplikasi, bahasa asing, lintas budaya, pembelajaranAbstrak
Pembelajaran bahasa Indonesia sebagai bahasa asing sudah menjadi tren dan kebutuhan di era saat ini. Maka, inovasi pembelajaran bahasa Indonesia sangat penting dilakukan sesuai dengan level pembelajar. Hal ini bertujuan untuk mempermudah pemahaman pembelajar dalam menguasai bahasa Indonesia. Salah satu caranya adalah dengan pembelajaran terintegrasi berbasis pengenalan lintas budaya. Oleh karena itu, digagaslah media AWAN ASA. Aplikasi ini berbasis software macromedia flash sehingga mudah untuk diaplikasikan dan interaktif bagi pengguna. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif persentase. Metode dan media aplikasi AWAN ASA yang dipakai dalam pembelajaran bahasa Indonesia sebagai bahasa asing terintegrasi dengan pengenalan lintas budaya, didapati hasil keterampilan menulis siswa cukup bagus, dengan rata-rata mendapatkan nilai di kisaran 70 dan mampu menulis konjungsi dari 8-18 kata. Dapat disimpulkan bahwa metode dan aplikasi yang digunakan untuk mahasiswa BIPA UNESA benar-benar sesuai bagi mereka, serta metode dan media yang dipakai mampu meningkatkan pemahaman dan pengetahuan mereka mengenai bahasa dan kebudayaan Indonesia.
Unduhan
Referensi
Artaewee, A. (2018). Peranan Bahasa Indonesia Bagi Mahasiswa Thailand. SENASBASA (Seminar Nasional Bahasa dan Sastra) (hal. 40-46). Malang: Universitas Muhammadiyah Malang.
Arumdyahsari dkk., S. W. (2016). Pengembangan Bahan Ajar Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) Tingkat Madya. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan , 828-834.
Bilyalova, A. (2017). ICT in Teaching a Foreign Language in High School. Procedia - Social and Behavioral Sciences 237 , 175-181.
Bobykina, I. (2015). My Philosophy of Teaching Foreign Languages. Procedia, Social and Behaviour Sciences 186 , 684-687.
Catana, S. E. (2014). Teaching cross- cultural communication issues – a way of successfully integrating into the multicultural knowledge society. Procedia, Social and Behaviour Sciences 128 , 343-348.
Deng dkk., L. (2017). Supporting cross- cultural online discussion with formal and informal platforms: a case between Hong Kong and Taiwan. Research and Practice in Technology Enhanced Learning , 1- 15.
Feiman-Nemser, S. (2010). Multiple meanings of new teacher induction. In J. Wang, S. J. Past, present and future research on teacher induction. . Lanham, MA: Rowman & Littlefield. .
Gonzalez-Acevedo, N. (2016). Technology-Enhanced-Gadgets in the Teaching of English as a Foreign Language to Very Young Learners. Ideas on Implementation. Procedia - Social and Behavioral Sciences 232 , 507-513.
Harawati, I. N. (2019). Pembelajaran Bahasa Indonesia Sebagai Bahasa Asing Pertama, Kedua, dan Ketiga. Kongres Bahasa Indonesia. Jakarta: Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikbud.
Klimova, Blanka. (2020). Benefits of the Use of Mobile Applications for Learning a Foreign Language by Elderly Population. Procedia Computer Science Volume 176. 2184-2191.
Kondrateva dkk., I. G. (2015). Technology of Students’ Professional Competences Formation While Teaching a Foreign Language. Procedia - Social and Behavioral Sciences 191 , 2250 – 2253.
Kusherdyana. (2018). Pemahaman Lintas Budaya. Bandung: Alfabeta.
Malinovska et al, O. L. (2017). ICT in teaching foreign languages to adult people with acquired severe visual impairment. Procedia - Social and Behavioral Sciences 237 , 311-318.
Oroujlou, N. (2012). The importance of media in foreign language learning. Procedia - Social and Behavioral Sciences 51 , 24-28.
Pourfeiz, J. (2016). A Cross-sectional Study of Relationship between Attitudes toward Foreign Language Learning and Academic Motivation . Procedia - Social and Behavioral Sciences 232 , 668 – 676.
Srisawad dkk., P. (2016). Innovating a constructivist learning model to instill cultural diversity respect into youths in a Thai tourism community. Kasetsart Journal of Social Sciences 37 , 88-92.
Sugiyono, P. (2008). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Penerbit Alfabeta.
Suryaman, M. (2010). Media Pembelajaran Bahasa Indonesia. Yogyakarta: Workshop Pengembangan Kompetensi Guru SMK di DIY 28 Juli 2010.
