AKUISISI FONOLOGI ANAK USIA 20 BULAN DALAM KONTEKS PERCAKAPAN SEHARI-HARI : SEBUAH TINJAUAN PSIKOLINGUISTIK

Penulis

  • Fitria Aprilia Universitas Bina Darma Penulis

DOI:

https://doi.org/10.25134/p3narg54

Kata Kunci:

fonem (konsonan, vokal, dan diftong), fonologi, pemerolehan bahasa

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan akuisisi/pemerolehan bahasa pada anak usia 20 bulan (1.8 tahun) ditinjau dari aspek fonologi yang meliputi pemerolehan fonem konsonan, vokal, dan diftong. Studi ini dilakukan di Palembang pada bulan Juli 2021. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif melalui pendekatan studi kasus. Data dalam penelitian ini diperoleh dari seorang anak laki-laki dengan inisial MDA sebagai responden. Teknik pengumpulan data dalam studi ini yaitu berupa observasi dan rekam. Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa responden telah mampu menghasilkan beberapa bunyi atau fonem yang ada dalam bahasa Indonesia. Fonem-fonem yang diproduksi terdiri dari fonem konsonan yang sudah muncul sebanyak 9 fonem yaitu /p/, /b/, /t/, /d/, /m/, /n/, /ŋ/, /w/, /y/. Responden juga telah mampu menghasilkan fonem vokal /a/, /i/, /u/, /e/, dan /o/. Bunyi vokal rangkap (diftong) seperti /au/, /ai/, /ue/, dan /ua/ juga telah dikuasai oleh responden.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Alduais. A.M.S. (2015). An account of phonetics and phonology as similar identical or different. The International Journal of Indian Psychology, 3(1), 157-165.

Amaro, J. C., & Wrembel, M. (2016). Investigating the acquisition of phonology in a third language – a state of the science and an outlook for the future. International Journal of Multilingualism, 13(4), 395-409.

Broselow, E., & Xu, Z. (2004). Differential difficulty in the acquisition of second language phonology. International Journal Of English Studies, 4(2), 135-163.

Brown, D. (2007). Principles of learning and teaching. New Jersey: Prentice Hand Reagent.

Dardjowidjojo, S. (2000). Echa: Kisah Pemerolehan Bahasa Anak Indonesia. Jakarta: Grasindo.

Johson, C. E., & Wilson, I. L. (2002). Phonetic evidence for early language differentiation: Research issues and some preliminary data. The International Journal of Bilingualism, 6(3), 271-289.

Ladd, D. R. (2011). Phonetics in Phonology. Wiley-Blackwell, Chichester.

Mukalel, J. C. (2003). Psychology of Language Learning. New Delhi: Discovery Publishing House.

Pierce, L. J., Genesee, F., & Paradis, J. (2012). Acquisition of English grammatical morphology by internationally adopted children from China. International Journal of Child Language, 1(1), 1-15.

Sams, C. D. (2015). T/V pronouns in L2 acquisition of Spanish. International Journal of Language and Linguistics, 3(3), 182-186.

Sinha, A., Banerjee, N., Sinha, A., & Shastri, R. K. (2009). Interference of first language in the acquisition of second language. Journal of Psychology and Counseling, 1(7),117-122.

Steinberg, D. D., Nagata, H., & Aline, D.P. (2001). Psycholinguistics Language, Mind and World. New York: Longman

Sypianska, J. (2016). Multilingual acquisition of vowels in L1 Polish, L2 Danish and L3 English. International Journal of Multilingualism, 13(4), 476-495.

Unduhan

Diterbitkan

04-12-2025

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

AKUISISI FONOLOGI ANAK USIA 20 BULAN DALAM KONTEKS PERCAKAPAN SEHARI-HARI : SEBUAH TINJAUAN PSIKOLINGUISTIK. (2025). Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 17(2), 247-254. https://doi.org/10.25134/p3narg54