Konstruksi Realitas Politik Hukum Indonesia dalam Podcast Bocor Alus Politik Tempo.co

Penulis

  • Helni Sadiyah Universitas Pendidikan Indonesia Penulis
  • Dadang S. Anshori Universitas Pendidikan Indonesia Penulis
  • Andoyo Sastromiharjo Universitas Pendidikan Indonesia Penulis

DOI:

https://doi.org/10.25134/qe7cpx02

Kata Kunci:

analisis wacana kritis, media youtube, podcast bocor alus politik, politik hukum

Abstrak

Kemunduran demokrasi dan pelemahan hukum selama dua periode pemerintahan Presiden Joko Widodo menjadi topik hangat yang dibahas media sosial, termasuk dalam Podcast Bocor Alus Politik di kanal YouTube tempodotco. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konstruksi realitas politik hukum Indonesia era Jokowi melalui pendekatan penelitian kualitatif analisis konten. Data berupa teks hasil transkrip rekaman video yang dianalisis menggunakan kerangka analisis wacana kritis Teun A. van Dijk (1988), mencakup tiga dimensi wacana: teks, kognisi sosial, dan konteks sosial. Sumber data diambil dari video YouTube Podcast Bocor Alus Politik episode Nilai Rocky Gerung untuk 10 Tahun Jokowi: Dinasti Politik dan Warisan Beban untuk Prabowo Subianto, yang tayang pada 26 Agustus 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi teks dalam podcast menggunakan gaya bahasa metafora dan retoris untuk menekankan penilaian kritis terhadap kebijakan politik hukum Jokowi, dengan menyoroti penurunan demokrasi dan praktik dinasti politik. Dimensi kognisi sosial  merepresentasikan pengetahuan mengenai peran Jokowi sebagai Presiden yang gagal menjalankan demokrasi dan harapan untuk Prabowo memulihkan kembali nilai-nilai demokrasi. Dimensi konteks sosial memperlihatkan peran media massa dalam mempengaruhi opini publik dengan menciptakan ruang diskusi kritis menggunakan media digital. Penelitian ini merekomendasikan perlunya kajian lebih lanjut mengenai peran media digital dalam membangun konstruksi realitas sosial di Indonesia, khususnya pada platform media sosial.

 

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Aisyah, T. N., Remanu, A. J. K., Farroza, K. S., & Pratiwi, A. (2024). The Analysis of Tempo Media Criticism of the Two Periods of Jokowi’s Government (2014-2024): Nawadosa Jokowi Magazine. ARRUS Journal of Social Sciences and Humanities, 4(6), 668–678.

Aridho, A., Situmeang, T. A., Tinambunan, D. R., Ramadhani, K. N., Lase, M. W., & Ivanna, J. (2024). Peran Media Massa Dalam Membentuk Opini Publik: Demokratisasi Pasca-Reformasi. IJEDR: Indonesian Journal of Education and Development Research, 2(1), 206–210. https://doi.org/https://doi.org/10.57235/ijedr.v2i1.1693

Arkana, J., & Firdaus, S. U. (2022). Politik Hukum Partisipasi Masyarakat Dalam Perancangan Peraturan Perundang-Undangan di Indonesia. Souvereignty: Jurnal Demokrasi dan Ketahanan Nasional, 1(3), 521–529. https://doi.org/https://doi.org/10.13057/souvereignty.v1i3.175

Asnan, M. (2018). KONSTRUKSI REALITAS POLITIK PEMBERITAAN KASUS RATU ATUT CHOSIYAH MENURUT METROTVNEWS. COM. e-Repository Dosen Universitas Gajayana Malang.

Benia, E., & Nabilah, G. (2022). Politik Hukum dalam Proses Pemindahan Ibu Kota Negara Melalui Pembentukan Undang-Undang Ibu Kota Negara (UU IKN). Jurnal Hukum Lex Generalis, 3(10). https://doi.org/https://doi.org/10.56370/jhlg.v3i10.323

CNN Indonesia. (2024, Oktober 4). Survei Indikator: 74,96 Persen Publik Puas dengan Kinerja Jokowi. https://www.cnnindonesia.com/nasional/20241004143812-32-1151558/survei-indikator-7496-persen-publik-puas-dengan-kinerja-jokowi

Desai, S., McLean, J., Lawrence, C., & Filik, R. (2021). The impact of hyperbole on perception of victim testimony. Journal of Pragmatics, 174, 143–156. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.pragma.2021.01.013

Dony Irawan, A., & Prasetyo, B. (2022). Pancasila Sebagai Landasan Politik Hukum Kebangsaan. Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman, 9(1), 1–7. https://doi.org/https://doi.org/10.29303/juridiksiam.v9i1.293

Eriyanto. (2005). Analisis Wacana: Pengantar Analisis Teks Media (IV). LKiS.

Eriyanto. (2011). Analisis Framing: Konstruksi, Ideologi, dan Politik Media. LKiS.

Evanalia, S. (2022). Peran Jurnalisme Media Sosial dalam Mewujudkan Demokrasi Indonesia di Era Post Truth. Jurnal Adhyasta Pemilu, 5(1), 32–43. https://doi.org/https://doi.org/10.55108/jap.v5i1.86

Fairclough, N. (1995). Critical Discourse Analysis: The Critical Study of Language. Longman.

Jannah, A. F. (2023). KOGNISI SOSIAL SANTRIKEREN. ID DALAM KANAL KONTRA NARASI RADIKALISME DAN TERORISME; PERSPEKTIF ANALISIS WACANA KRITIS MODEL VAN DIJK. Senapastra (Prosiding Seminar Nasioal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia), 1, 145–153.

Jayanti, K. D., & Pribadi, F. (2024). Wacana Berpendapat Rocky Gerung dalam Program Perempuan Bicara TvOne: Analisis Wacana Kritis Teun A Van Dijk. Paradigma, 13(1), 81–90. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/paradigma/article/view/59643

Krippendorff, K. (2018). Content analysis: An introduction to its methodology. Sage publications.

Kurniansyah, R. A., & Siregar, R. K. (2023). Critical Discourse Analysis on the Podcast “Putusan MK: Palu Hakim Patah Berkeping. LITERATUS, 5(2), 316–324. https://doi.org/https://doi.org/10.37010/lit.v5i2.1404

Manan, A. (2018). Dinamika Politik Hukum Di Indonesia. Kencana.

Musolff, A. (2017). Metaphor, irony and sarcasm in public discourse. Journal of Pragmatics, 109, 95–104. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.pragma.2016.12.010

Noak, P. A. (2023). Politik Hukum, Demokrasi Digital, dan Kekuasaan Partai Politik Menyongsong Pemilu 2024 di Indonesia. Jurnal Magister Hukum Udayana (Udayana Master Law Journal), 12(3), 596–612.

Pitaloka, H. A. (2024). Strategi tutur pejabat negara dalam wawancara YouTube perspektif analisis wacana kritis. Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 20(1), 151–165.

Pratama, M. I., Rahman, A., & Bachmid, F. (2022). Kebebasan Berpendapat dan Berekspresi di Media Sosial dalam Perspektif Hak Asasi Manusia. Qawanin Jurnal Ilmu Hukum, 3(1), 1–16. https://doi.org/https://doi.org/10.56087/qawaninjih.v3i1.406

Rahman, G., & Nurhadi, J. (2024). Konstruksi Isu Dinasti Politik Jokowi dalam Tayangan Youtube Opini Tempo: Analisis Wacana Kritis. An-Nas: Jurnal Humaniora, 8(1), 1–19.

Sugiono, S. (2020). Fenomena Industri Buzzer di Indonesia: Sebuah Kajian Ekonomi Politik Media. Communicatus: Jurnal Ilmu Komunikasi, 4(1), 47–66.

Susanto, T. A. (2023). Podcast’Bocor Alus Politik Tempo’: Podcast Tempo Versus Erick Thohir. JOELS: Journal of Election and Leadership, 4(2), 110–119.

Tempo.Co. (2024). Mengapa Kami Membuat Edisi Khusus 10 Tahun Jokowi. https://www.tempo.co/arsip/edisi-khusus-10-tahun-jokowi-24601

Tempodotco. (2024, Juli 27). Nilai Rocky Gerung untuk 10 Tahun Jokowi: Dinasti Politik dan Warisan Beban untuk Prabowo Subianto. Tempo.Co. https://youtu.be/xj3PgZ4ldAk?si=OVwQWQakhkf4W33h

Van Dijk, T. A. (2008). Discourse and power. Palgrave Macmillan.

Van Dijk, T. A. (2014). Discourse and Knowledge: A Sociocognitive Approach. Cambridge University Press.

Wibowo, G. A., Imanullah, M. A., Saintika, H. R., & Isfany, F. R. (2024). Pembatasan Oligarki dalam Mewujudkan Sistem Demokrasi di Indonesia. Media of Law and Sharia, 5(3). https://doi.org/https://doi.org/10.18196/mls.v5i3.102

Yandi, Sunggara, M. A., Meliana, Y., Hidaya, W. A., Nain, S., & Fatma, M. (2024). Dinamika Hukum Dan Korupsi Politik (Dampak Dan Tantangan Penegakan Hukum Di Indonesia). Unizar Law Review, 7(1), 35–48.

Unduhan

Diterbitkan

04-12-2025

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

Konstruksi Realitas Politik Hukum Indonesia dalam Podcast Bocor Alus Politik Tempo.co. (2025). Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 21(1), 177-193. https://doi.org/10.25134/qe7cpx02