PRINSIP KODE DAN INFERENSIAL DALAM INTERAKSI JUAL BELI AKUN TIKTOK BASTIAN STELLONGOR: CYBERPRAGMATIC PERSPEKTIF SPERBER DAN WILSON

Penulis

  • Yudistira Andi Saputra UIN Madura Penulis
  • Agus Purnomo Ahmad P. UIN Madura Penulis

DOI:

https://doi.org/10.25134/a8wje855

Kata Kunci:

kode, inferensial, cyberpragmatic, code; inferential; cyberpragmatic

Abstrak

ABSTRAK: TikTok, sebagai media sosial berbasis video singkat, telah berkembang menjadi ruang transaksi digital yang unik, di mana komunikasi penjual dan pembeli tidak hanya mengandalkan tuturan verbal secara langsung, tetapi juga isyarat nonverbal, komentar, dan simbol-simbol digital. Cyberpragmatic di sini salah satu ilmu yang mempelajari bagaimana bahasa digunakan dalam komunikasi digital, salah satunya dalam TikTok. Maka  itu tujuan penelitian ini untuk mengetahui prinsip kode dan inferensial yang terdapat dalam TikTok yang dikaji berdasarkan perspektif cyberpragamatic. Sumber data penelitian ini berasal dari media sosial TikTok yang dikumpulkan mulai bulan Mei-Juli 2025. Teknik mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah teknik dokumentasi dan teknik catat. Ditemukan beberapa kode dalam interaksi jual beli online yang di mana mengandung pesan secara tidak langsung atau tersirat. Hasil analisis menunjukkan bahwa komentar-komentar dalam jual beli online di TikTok sering kali bersifat implisit. Penjual maupun pembeli harus mengandalkan kemampuan inferensial untuk menangkap maksud sebenarnya di balik tuturan tersebut. Temuan ini menunjukkan bahwa interaksi jual beli di TikTok tidak hanya bergantung pada penyampaian pesan yang eksplisit, tetapi juga pada interpretasi yang mengandalkan kontekstual, pengetahuan bersama, dan latar belakang. Studi ini memberikan kontribusi penting terhadap pemahaman pragmatik dalam komunikasi digital, khususnya dalam ranah e-commerce berbasis media sosial.

KATA KUNCI: kode; inferensial; cyberpragmatic

THE PRINCIPLES OF CODE AND INFERENTIAL IN THE BUYING AND SELLING OF BASTIAN STELLONGOR TIKTOK ACCOUNT: SPERBER DAN WILSON CYBERPRAGMATIC PERSPECTIVE

 

ABSTRACT: TikTok, as a short video-based social media, has developed into a unique digital transaction space, where seller and buyer communication relies not only on direct verbal speech, but also nonverbal cues, comments, and digital symbols. Cyberpragamatic here is one of the sciences that studies how language is used in digital communication, one of which is in TikTok. Therefore, the purpose of this research is to find out the code and inferential principles contained in TikTok which are studied based on a cyberpragamatic perspective. The data source of this research comes from TikTok social media collected from May-July 2025. The technique of collecting data in this research is documentation technique and note-taking technique. Several codes were found in online buying and selling interactions which contain indirect or implied messages. The results of the analysis show that comments in online buying and selling on TikTok are often implicit. Sellers and buyers must rely on inferential skills to capture the true intent behind the utterance. The findings suggest that buying and selling interactions on TikTok depend not only on explicit message delivery, but also on interpretations that rely on contextualization, shared knowledge, and background. This study makes an important contribution to the understanding of pragmatics in digital communication, particularly in the realm of social media-based e-commerce.

KEYWORDS: code; inferential; cyberpragmatic

Diterima:

10 September 2025

Direvisi:

24 September 2025

Disetujui:

27 September 2025

Dipublikasi:

30 Oktober 2025

Pustaka  : Saputra, Y. A., & Putikadyanto, A. P. A. (2025). Prinsip kode dan inferensial dalam interaksi jual beli akun TikTok Bastian Stellongor: Cyberpragmatic perspektif Sperber dan Wilson. Jurnal Fon Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 21(2), 526-539.

 Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Abdussamad, H. Z. (2021). Metode Penelitian Kualitatif. Makassar: CV. syakir Media Press.

Aji, W. N., & Setiyadi, D. B. P. (2020). Aplikasi TikTok sebagai Media Pembelajaran Keterampilan Bersastra. Jurnal Metafora, 6(2), 147–157.

Al-Farisi, M. Z. (2013). Aspek Relevansi dalam Terjemahan Tindak-Tutur Kinâyah Al-Qur’an. Jurnal Karsa, 21(2), 161–174. https://doi.org/10.19105/karsa.v21i2.515

Anandri, E., Tanjung, Y. R., & Prameswari, J. Y. (2024). Pelanggaran Prinsip Kerja Sama pada Unggahan Akun Instagram Dennysiregar Kajian Pragmatik. 4(4), 682–697.

Anastasia, B. (2023). Pengantar Memahami Wacana Pramatik, Kosep Dasar, Pendekatan, Lingkup Kajian, dan Contoh Perapannya. Batu: Cakrawala Indonesia.

Angelique, J. R., & Kushartanti, K. (2024). Analisis Humor dalam Film Ngeri-Ngeri Sedap dengan Perspektif Teori Relevansi. Jurnal Multilkultura, 3(3). https://doi.org/10.7454/multikultura.v3i3.1031

Anindita Putri Salsabila, & Alvian Alrasid Ajibulloh. (2024). Pengaruh Content Marketing Pada Media Tiktok Shop Terhadap Keputusan Membeli Pada Gen Z. CBJIS: Cross-Border Journal of Islamic Studies, 6(2), 299–307.

Dedi. (2023). Perkembangan Ekonomi di Era Digital. Jakarta: Kemendikbudristek.

Devi, A. A. (2021). Pemanfaatan Aplikasi Tiktok sebagai Media Pembelajaran. Jurnal Teknologi Pendidikan, 1(1), 2.

Dirgantari, A. S., Ansar, Rustandi, E., & Lestahulu, S. A. (2016). Dasar-Dasar Komunikasi Pengantar Komprehensif untuk Pemahaman Proses Komunikasi. Medan: PT Media Penerbit Indonesia.

Dwianti, R. P. (2024). Pengaruh Kualitas Layanan Harga dan Promosi Digital terhadap Minat Beli Konsumen Produk Fashion di Live TikTok. Yogyakarta: Universitas Kristen Duta Wacana.

Fadhilah, D. S. (2025). Analisis Pandangan Cyberpragmatik di Youtube pada Poadcast Akun Sosial Media Deddy Corbuzier. IAIN Curup, Curup.

Farijanti, D., Martawijaya, A. P., & Dkk. (2024). Buku Ajar Pengantar Linguistik. Jambi: PT. Sonpedia Publishing Indonesia.

Fatmawati, F., & Rika Ningsih. (2024). Tindak Tutur Ekspresif dalam Perspektif Cyberpragmatics. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, Dan Sastra, 10(1), 196–214.

Febriyanti. (2022). Alih Kode dan Campur Kode dalam Film Merry Riana Mimpi Sejuta Dollar yang di Sutradari oleh Hestu Saputra serta Relavansinya terhadap pembelajaran Teks Drama. Universitas Islam Sultan Agung Semarang, Semarang.

Hamzah, E. R. (2015). Penggunaan Media Sosial di Kampus Dalam Mendukung Pembelajaran Pendidikan. Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi, 14(1), 45–70.

Hernita, R. (2014). Implikatur Percakapan pada Novel 99 Cahaya di Langit Eropa Karya Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra serta Implikasinya terhadap Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia. Jakarta: UIN Syarif Hidayatullah.

Hidayanti, I. (2022). Relevansi pada Kartun Editorial Majalah Tempo. Jakarta: Universtas Islam Negeri Hidayatullah Jakarta.

Ho, W. S. (2013). Keharmonian Kaum dalam Ucapan Tuanku Abdul Rahman: Analisis Teori Relavans. Jurnal Penyelidikan IPG KBL, 13, 4.

Kunjana Rahardi, R., & Rahmat, W. (2025). Numerical Wordplay in Digital Communication: A Corpus Linguistic Study on Cyber-pragmatics. Indonesian Language Education and Literature, 10(2), 338–352.

Mahardika, I. P. P., & Fitriana, I. (2025). Kata Kasar dalam Bahasa Bali : Suatu Tinjauan Teori Relevansi. Prosiding, 2(1), 934–943.

Nicholas, A. (2013). Relevance Theory. Oslo: Springer International Publishing.

Nurjanah, N. (2016). Membedah Relevansi dalam Iklan “WRP.” Jurnal Dialektika, 4(1), 67–86.

Purwono, P. Y. (2024). Does Israel Commit Genocide Crimes Against Palestine?: Perspective of Former Chief Prosecutor of the International Criminal Court. Paramasastra, 11(2), 169–187.

Rahardi, R. K. (2020). Depicting Pragmatic Meanings of Covid-19 Hoaxes in Social Media: Cyber-Pragmatic Perspective Mendeskripsikan Makna Pragmatik Hoaks Covid-19 Dalam Media Sosial: Perspektif Cyber-Pragmatik. Jurnal Dikti, 4(2), 261–272.

Rahardi, R. K. (2023). Visualitas Penanda Dominansi Konteks Siberteks dalam Cyberpragmatics. Kolita, 21(21), 233–244.

Salsabila, A., & Prasetiyo, B. (2024). The Effect of S-Commerce Tiktok Shop Recommendation Products on Changes in Consumer Impulsive Buying Behavior: A Study with Signaling Theory ARTICLE HISTORY. Journal of Advances in Information Systems and Technology, 6(1), 1–12.

Sirajuddin, S. (2023). Mengenal Penelitian Kualitatif Panduan bagi Peneliti Pemula. In Educacao e Sociedade (Vol. 1). AGMA. Retrieved from http://www.biblioteca.pucminas.br/teses/Educacao_PereiraAS_1.pdf%0Ahttp://www.anpocs.org.br/portal/publicacoes/rbcs_00_11/rbcs11_01.htm%0Ahttp://repositorio.ipea.gov.br/bitstream/11058/7845/1/td_2306.pdf%0Ahttps://direitoufma2010.files.wordpress.com/2010/03/emi

Suastha, P. V. M., Kardana, I. N., & Yoga, A. D. (2025). (Im)Politeness: A Cyberpragmatic Study of Social Media Discourse on the Kominfo Data Breach. International Journal of Social Science and Human Research, 08(04), 2389–2396.

Sukendro, G. G., & Pandrianto N., & Oktavianti, R.,& Sari, W. P. (2022). Komunikasi Anak Muda untuk Perubahan Sosial. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Umarni, Y., & Abdul Aziz, M. (2024). Analysis of The Influence of Social Commerce Tiktok Shop on Purchase Intention. Sinomics Journal | Volume, 3(5), 1461–1472.

Yulianti, Y., & Purnamasari, D. (2025). Strategi Pemasaran Kreatif TikTok Shop UMKM. Tuturlogi, 6(1), 1–13.

Yus, F. (2011). Cyberpragmatics Internet mediated Communication in Context. Amsterdam: John Benjamins Publishing Company.

Zulkarnaen, Z., & Hermawan, A. (2025). Social Commerce 2.0: TikTok Shop dan Masa Depan Belanja Digital. Riset Ilmu Manajemen Bisnis Dan Akuntansi, 3(2), 285–295.

Unduhan

Diterbitkan

04-12-2025

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

PRINSIP KODE DAN INFERENSIAL DALAM INTERAKSI JUAL BELI AKUN TIKTOK BASTIAN STELLONGOR: CYBERPRAGMATIC PERSPEKTIF SPERBER DAN WILSON. (2025). Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 21(2), 526-539. https://doi.org/10.25134/a8wje855