CAKUPAN ILMU KETERAMPILAN BERBAHASA, ILMU KEBAHASAAN, DAN ILMU KESASTRAAN DALAM KI DAN KD PADA STANDAR ISI SMA KELAS XI KURIKULUM 2013 MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA WAJIB DAN PEMINATAN
DOI:
https://doi.org/10.25134/9ww0k306Kata Kunci:
KI-KD wajib dan peminatan, keterampilan berbahasa, ilmu kebahasaan, kesastraanAbstrak
Penelitian ini tentang Cakupan Ilmu Keterampilan Berbahasa, Ilmu Kebahasaan, dan Ilmu Kesastraan dalam KI dan KD pada Standar Isi SMA Kelas XI Kurikulum 2013 Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Wajib dan Peminatan. Rumusan Masalah: 1) Bagaimana cakupan ilmu keterampilan berbahasa, ilmu kebahasaan, dan ilmu kesastraan dalam KI dan KD pada standar isi SMA kelas XI mata pelajaran Bahasa Indonesia Wajib?; 2) Bagaimana cakupan ilmu keterampilan berbahasa, ilmu kebahasaan, dan ilmu kesastraan dalam KI dan KD pada standar isi SMA kelas XI mata pelajaran Bahasa Indonesia Peminatan? Tujuan Penelitian: 1) Ingin mengetahui cakupan ilmu keterampilan berbahasa, ilmu kebahasaan, dan ilmu kesastraan dalam KI dan KD pada standar isi SMA kelas XI mata pelajaran Bahasa Indonesia Wajib; 2) Ingin mengetahui cakupan ilmu keterampilan berbahasa, ilmu kebahasaan, dan ilmu kesastraan dalam KI dan KD pada standar isi SMA kelas XI mata pelajaran Bahasa Indonesia Peminatan. Metode: deskriptif kualitatif. Teknik: teknik pemerolehan data (studi pustaka, observasi, dokumentasi, objek penelitian) dan teknik pengolahan data (analisis). Populasi: standar isi SMA yang mengacu pada kurikulum 2013. Sampel: Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar yang terdapat dalam standar isi SMA kelas XI mata pelajaran Bahasa Indonesia Wajib dan Peminatan dari keseluruhan standar isi yang ada. Simpulan: 1) berdasarkan hasil analisis, Cakupan Ilmu Keterampilan Berbahasa, Ilmu Kebahasaan, dan Ilmu Kesastraan dalam KI dan KD Pada Standar Isi SMA Kelas XI Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Wajib yang lebih mendominasi adalah aspek berbicara dan menulis. Ilmu kebahasaannya yaitu psikolinguistik, sosiolinguistik, jurnalistik, fonologi (bunyi segmental dan bunyi supra segmental), morfologi (kata), sintaksis (kalimat), semantik (jenis makna, relasi makna, majas), pragmatik, dalam hal ini berfungsi sebagai penunjang dalam proses penyampaian informasi. Sedangkan, pada ilmu kesastraan yang lebih mendominasi yaitu puisi lama (pantun), prosa fiksi baru (cerita pendek), prosa fiksi lama (cerita ulang), dan drama. 2) Cakupan Ilmu Keterampilan Berbahasa, Ilmu Kebahasaan, dan Ilmu Kesastraan dalam KI dan KD Pada Standar Isi SMA Kelas XI Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Peminatan yang paling mendominasi adalah aspek keterampilan berbicara dan menulis. Ilmu kebahasaannya yaitu psikolinguistik, sosiolinguistik, jurnalistik, fonologi (bunyi segmental dan bunyi supra segmental), morfologi (kata), sintaksis (kalimat), semantik (jenis makna, relasi makna, majas), pragmatik. Sedangkan ilmu kesastraan yang lebih mendominasi yaitu novel (prosa fiksi baru), prosa fiksi baru (cerita pendek), dan drama.
Unduhan
Referensi
Arikunto, Suharsimi. (2010). Prosedur penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: PT Rineka Cipta.
Chaer, Abdul. (2009). Fonologi Bahasa Indonesia. Jakarta: Rineka Cipta.
Chaer, Abdul. (2008). Morfologi Bahasa Indonesia: Pendekatan Proses. Jakarta: Rineka Cipta.
Chaer, Abdul. (2009). Semantik Bahasa Indonesia. Jakarta: Rineka Cipta.
Heryadi, Dedi. (2013). Mengenal Kurikulum 2013: Modul Seminar Kurikulum 2013. Kuningan: UNIKU.
Heryadi, Dedi. (2010). Metode Penelitian Pendidikan Bahasa. Bandung: Pustaka Billah.
Kridalaksana, Harimurti. (2008). Kamus Linguistik. Jakarta: Gramedia.
Muslich, Masnur. (2012). Fonologi Bahasa Indonesia: Tinjauan Deskriptif Sistem Bunyi Bahasa Indonesia. Jakarta: Bumi Aksara.
Mutiadi, Ahmad Dedi. (2011). Menyimak & Pengajarannya. Kuningan: Universitas Kuningan.
Mulyasa, E. (2013). Pengembangan dan Implementasi Kurikulum 2013: Perubahan dan pengembangan Kurikulum 2013 merupakan persoalan penting dan genting. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Nurgiyantoro, Burhan. (1995). Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.
Pidarta, Made. (2007). Landasan Pendidikan: Stimulus Ilmu Pendidikan Bercorak Indonesia. Jakarta: Rineka Cipta.
Ramlan. (1987). Sintaksis. Yogyakarta: CV. Karyono.
Ramlan. (1997). Morfologi: Suatu Tinjauan Deskriptif. Yogyakarta: CV. Karyono.
Rozak Zaidan, Abdul. Dkk. (2007). Kamus Istilah Sastra. Jakarta: Balai Pustaka.
Sanjaya, Wina. (2010). KURIKULUM DAN PEMBELAJARAN. Jakarta: Kencana Prenada Media Grup.
Sidu, La Ode. (2013). Sintaksis Bahasa Indonesia. Kendari: Unhalu Pres.
Sugiantomas, Aan. (2010). Langkah Awal Menuju Apresiasi Sastra. Kuningan: Universitas Kuningan.
Sugiantomas, Aan. (2012). Kajian Prosa Fiksi dan Drama: materi perkuliahan. Kuningan: Universitas Kuningan.
Syaodih, Sukmadinata Nana. (2010). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Tarigan, Henry Guntur. (2008). Berbicara Sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa. Bandung: Angkasa.
Tarigan, Henry Guntur. (2008). Membaca Sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa. Bandung: Angkasa.
Tarigan, Henry Guntur. (2008). Menulis Sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa. Bandung: Angkasa.
Tarigan, Henry Guntur. (2008). Menyimak Sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa. Bandung: Angkasa.
Tarigan, Henry Guntur. (2009). Pengajaran Morfologi. Bandung: Angkasa.
http://www.pendidikan-diy.go.id/file/mendiknas/kurikulum-2013-kompetensi-dasar-sma-ver-3-3-2013.pdf
http://urip.files.wordpress.com/2012/11/standar-proses-presentasi-draft-kurikulum-2013-baru.pdf
