PERBEDAAN HASIL PEMBELAJARAN MENEMUKAN GAGASAN UTAMA DALAM WACANA MENGGUNAKAN METODE PEMBELAJARAN MAKE A MATCH DAN METODE PEMBELAJARAN TALKING STICK PADA SISWA KELAS VII MTS DARUSSALAM JAPARA TAHUN AJARAN 2014/2015

Penulis

  • Ifah Hanifah Universitas Kuningan Penulis
  • Hani Hanipah Universitas Kuningan Penulis

DOI:

https://doi.org/10.25134/p4hdc437

Kata Kunci:

perbedaan, hasil pembelajaran, metode make a match, metode talking stick

Abstrak

Judul penelitian ini adalah perbedaan hasil pembelajaran menemukan gagasan utama dalam wacana menggunakan metode pembelajaran make a match dan metode pembelajaran talking stick pada siswa kelas VII MTs Darussalam Japara tahun ajaran 2014/2015. Rumusan masalah: 1) bagaimanakah hasil pembelajaran menemukan gagasan utama dalam wacana menggunakan metode pembelajaran make a match pada siswa kelas VII MTs Darussalam Japara tahun ajaran 2014/2015?; 2) bagaimanakah hasil pembelajaran menemukan gagasan utama dalam wacana menggunakan metode pembelajaran talking stick pada siswa kelas VII MTs Darussalam Japara tahun ajaran 2014/2015?; 3) adakah perbedaan hasil pembelajaran menemukan gagasan utama dalam wacana menggunakan metode pembelajaran make a match dan metode pembelajaran talking stick pada siswa kelas VII MTs Darussalam Japara tahun ajaran 2014/2015? Metode: deskriptif komparatif. Simpulan: 1) hasil pembelajaran menemukan gagasan utama dalam wacana menggunakan metode pembelajaran make a match pada siswa kelas VII MTs Darussalam Japara kurang, dari nilai rata-rata yang dicapai yaitu 50.70; 2) hasil pembelajaran menemukan gagasan utama dalam wacana menggunakan metode pembelajaran talking stick pada siswa kelas VII MTs Darussalam Japara cukup, dari nilai rata-rata yang dicapai yaitu 59.36; 3) ada perbedaan yang signifikan hasil pembelajaran menemukan gagasan utama dalam wacana menggunakan metode pembelajaran make a match dan metode pembelajaran talking stick pada siswa kelas VII MTs Darussalam Japara. Hal ini dapat dilihat dari hasil uji hipotesis yang menyatakan bahwa pada taraf signifikan 5% diperoleh 2,000, sedangkan nilai t hitung lebih besar yaitu 3,09.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Arifin, E. Zaenal dan S. Amran Tasai. (2009). Cermat Berbahasa Indonesia. Jakarta : Akademika Pressindo

Arikunto, Suharsimi. (2013). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta

Heryadi, Dedi. (2008). Statistika Praktis untuk Penelitian Pendidikan. Tasikmalaya: Universitas Kuningan

Heryadi, Dedi. (2010). Metode Penelitian Pendidikan Bahasa. Tasikmalaya: Pustaka Billah

Hs, Widjono. (2007). Bahasa Indonesia Mata Kuliah Pengembangan Kepribadiaan di Perguruan Tinggi. Jakarta : PT Grasindo

Huda, Miftahul. (2013). Model-Model Pengajaran dan Pembelajaran. Yogyakarta: Pustaka Pelajar Offset

Keraf, Gorys.(1979). Komposisi. Jakarta: Nusa Indah

Kridalaksana, Harimurti. (2008). Kamus Linguistik. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama

Prihantini, Ainia. (2015). Master Bahasa Indonesia. Yogyakarta : PT Bentang Pustaka

Sanjaya, Wina. (2008). Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta : Kencana Prenada Media Group

Sugiyono.(2013).Metode Penelitian Pendidikan. Bandung : CV Alfabeta

Suprijono, Agus. (2011). Cooperative Learning Teori & Aplikasi PAIKEM. Yogyakarta : Pustaka Pelajar

Trianto.(2013). Model Pembelajaran Terpadu. Jakarta : PT Bumi Aksara

Usman, Husaini dan Purnomo Setiady Akbar. (2011). Pengantar Statistik .Jakarta : PT Bumi Aksara

Waluyo, Budi.(2013). Bahasa dan Sastra Indonesia. Solo : PT Tiga Serangkai Pustaka Mand

Yuliani, Yeni. (2013). Penerapan Metode Pembelajaran Question Student Have untuk Meningkatkan Kemampuan Menemukan Gagasan Utama dalam Teks Wacana pada Siswa Kelas VII SMP Negri 2 Cigugur Kabupaten Kuningan Tahun Ajaran 2012/2013. Universitas Kuningan

Unduhan

Diterbitkan

04-12-2025

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

PERBEDAAN HASIL PEMBELAJARAN MENEMUKAN GAGASAN UTAMA DALAM WACANA MENGGUNAKAN METODE PEMBELAJARAN MAKE A MATCH DAN METODE PEMBELAJARAN TALKING STICK PADA SISWA KELAS VII MTS DARUSSALAM JAPARA TAHUN AJARAN 2014/2015. (2025). Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 6(1). https://doi.org/10.25134/p4hdc437