FENOMENA BAHASA RESMI DALAM DOMAIN PENDIDIKAN

Penulis

  • Nur Farida Universitas Muhammadiyah Malang Penulis
  • Gigit Mujianto Universitas Muhammadiyah Malang Penulis

DOI:

https://doi.org/10.25134/ps6rh113

Kata Kunci:

bahasa resmi, domain pendidikan, sosiolinguistik

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui situasi tutur dalam pemakaian bahasa resmi pada domain pendidikan. Untuk memenuhi tujuan tersebut, penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah tiga video dari situs jejaring youtube yaitu; Pertama youtube Mwira Albarizi yang berjudul Juara 2 Video Pembelajaran Bahasa Indonesia SMPN Banjit. Kedua, youtube SDN 1 Pringsewu Selatan yang berjudul Video Rapat Dewan Guru SD Negeri 1 Pringsewu Selatan. Ketiga, youtube Yoga 17 yang berjudul Contoh Video Negosiasi (Tugas Bahasa Indonesia) X MIPA 2. Data penelitian ini berupa kata-kata dan kalimat yang diucapkan oleh penutur dan mitra tutur yang ada dalam tanyangan video. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik simak-cata. Teknik analisis data yang digunkan dalam penelitian ini yaitu (1) penyajian data(2) reduksi data, dan (3) penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam pemakaian bahasa resmi pada domain pendidikan ditentukan dari tiga situasi yakni, hubungan peran, tempat peristiwa tutur, dan topik pembicaraan. Dalam pemakaian bahasa resmi pada domain pendidikan hubungan peran ini terjadi pada pendidik dengan peserta didik, kepala sekolah dengan dewan guru, dan antar teman. Tempat peristiwa tutur terjadi dalam domain pendidikan, seperti di dalam kelas, di ruang rapat, dan di lingkugan sekolah. Topik pembicaraan yang ditemukan sudah sesuai dengan pemakaian bahasa resmi dalam ranah pendidikan.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Arikunto, S. (2010). ProsedurPenelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Aziz, A. (2018). Landasan Pendidikan. Cirendeu Ciputat: HAJA Mandiri.

Gunawan, F. (2013). Implikasi Penggunaan Bahasa Gaul terhadap Pemakaian Bahasa Indonesia di Kalangan Siswa SMAN 3 Kendari . Al-Izzah, 8(1), 56–72.

Herisetyanti, T., Suharyati, H., & Rejeki, S. (2019). Ragam Bahasa dalam Komponen Tutur. Media Bahasa, Sastra, dan Budaya Wahana. 25(2), 1–15.

Ibrahim, A. S. (2009). Kesemestaan Sosiolinguistik. Malang: Departemen Pendidikan Nasional Universitas Negeri Malang.

Moleong, L. (2016). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Mwira Albarizi. (30 Maret 2020). Juara 2 Video Pembelajaran Bahasa Indonesia SMPN BANJIT. Youtube. https://www.youtube.com/watch?v= ORTh-yz4j0U&t=459s

Rahardi, R. K. (2016). Manifestasi Wujud dan Makna Pragmatik Kefatisan Berbahasa dalam Ranah Pendidikan. Jurnal Bahasa Dan Sastra, 15(2), 226–245.

Rahayu, A. P. (2015). Menumbuhkan Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar dalam Pendidikan dan Pengajaran. PARADIGMA, 2(1), 1–15.

Rahmawati, F. P., & Sumarlam. (2016). Variasi Bahasa pada Tayangan Kick Andy dalam Episode Ngelmu Sampai Mati. Kajian Linguistik Dan Sastra, 1(2), 137–145.

Ratna, N. K. (2013). Teori, Metode, dan Teknik Penelitian Sastra. Yogyakarta: Pustaka Belajar.

Saragih, D. K. (2018). Bahasa dan Ragam Bahasa pada Pendidikan Anak Sekolah. Paradigma Lingua, 6(2), 1–11.

Sartini, N. W. (2015). Perilaku Bahasa Diaspora Orang Bali di Jawa Timur: Kajian Sosiolinguistik. KEMBARA, 1(1), 54–62.

Sdn1 Pringsewu Selatan. (7 April 2020). Video Rapat Dewan Guru SD Negeri 1 Pringsewu Selatan. Youtube. https://youtu.be/I5vj- Bwialvl .

Sugeha, A. Z. (2017). Variasi Pilihan Bahasa pada Masyarakat di Kabupaten Probolinggo: Kajian Etnografis. Etnolingual, 1(1), 125–144.

Yoga 17. (7 April 2020). Contoh Video Negosiasi (Tugas Bahasa Indonesia) X MIPA 2. Youtube. https://youtu.be/PtSkNE9C2V4 .

Zulaeha, I. (2017). Strategi Pemertahanan Bahasa Daerah pada Ranah Pendidikan. Peradaban Melayu, 12, 40–46.

Unduhan

Diterbitkan

04-12-2025

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

FENOMENA BAHASA RESMI DALAM DOMAIN PENDIDIKAN. (2025). Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 17(1), 14-24. https://doi.org/10.25134/ps6rh113