TIPOLOGI FONOLOGIS PADA BAHASA WEBINAR BIDANG PENDIDIKAN (KAJIAN FONOLOGI GENERATIF)
DOI:
https://doi.org/10.25134/f28aqr79Kata Kunci:
bahasa webinar, fonologi generatif, tipologiAbstrak
Dilaksanakannya penelitian melalui pendekatan fonologi generatif ini bertujuan mendeskripsikan proses dan kaidah fonologis bahasa webinar khususnya bidang pendidikan. Metode penelitian yang digunakan deskriptif kualitatif, sedangkan analisis datanya menggunakan model analisis Mile Huberman. Sumber data penelitian ini adalah empat rekaman video webinar. Data penelitian berupa kata yang secara fonetis merepresentasikan tipologi fonologis bahasa webinar. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses fonologis meliputi 1) asimilasi bertipe regresif, total, parsial, dan langsung, 2) pelemahan bunyi bertipe aferesis, sinkop, dan apokop, sedangkan penguatan bunyi bertipe protesis, epentesis, paragog, dan peluncuran, 3) netralisasi terjadi pada perubahan fonetis bunyi [b] menjadi bunyi [p], dan bunyi [d] menjadi [t] terjadi pada suku kata akhir (koda), 4) disimilasi terjadi secara langsung yang ditandai berubahnya deret konsonan [jj] menjadi [rj], deret konsonan [tt] menjadi [pt], deret konsonan [rr] menjadi [l], dan deret konsonan [ll] menjadi [j], 5) metatesis terjadi karena perubahan letak bunyi KKV dalam silabel menjadi KVK. Pengaidahan fonologis didasarkan fitur distingtif fonem dan penggunaan notasi fitur distingtif.
Unduhan
Referensi
Astini, N. K. S. (2020). Tantangan Dan Peluang Pemanfaatan Teknologi Informasi Dalam Pembelajaran Online Masa Covid-19. Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(2), 241–255.
Chomsky, N. (1972). Language and Mind. New York: Harcourt Brace.
Dani, J. A., & Mediantara, Y. (2020). Covid-19 Dan Perubahan Komunikasi Sosial. Persepsi, 3(1), 94–102.
Kenstowicz, M., & Kissenbert, C. (1979). Generative Phonology: Descriptive and Theory. New York: Academic Press. Inc.
Kridalaksana, H. (1986). Pengembangan Ilmu Bahasa dan Pembinaan Bangsa. Ende-Flores: Penerbit Nusa Indah.
Lyons, J. (1984). Language and Linguistics. London: Cambridge University Press.
Nafisah, S. (2017). Proses Fonologis dan Pengkaidahannya dalam Kajian Fonologi Generatif. Deiksis, 9(1), 70–78.
Sakri, A. (1993). Ilmuwan dan Bahasa Indonesia. Bandung: Penerbit ITB.
Schane, S. A. (1973). Generative Phonology. New Jersey: Prentice Halle.
Sela, A. W., & Nurhayati, N. (2020). Proses Asimilasi pada Bahasa Sumbawa: Fonologi Generatif. Parafrase, 20(1), 9–13.
Setiana, L. N., Supriyatno, T., & Rahayu, P. (2021). Inovasi Pembelajaran Bahasa Indonesia Daring Berbasis Mini Webinar. Metamorfosa, 9(1), 1–13.
Suparno. (2002). Dasar-dasar Linguistik Umum. Yogyakarta: Tiara Wacana.
Tarmini, W., Safi’i, I., Witdianti, Y., & Larassaty, S. (2020). Peningkatan Kompetensi Profesional Guru Melalui Webinar Evaluasi Hasil Belajar Bagi Guru-Guru Mts. Al-Ma’arif 1 Aimas. Transformasi: Jurnal Pengabdian Masyaraka, 16(1), 53–62.
Wahab, A. (2005). Butir-Butir Linguistik. Surabaya: Air Langga University Press.
Wibowo, B. R., Sudan, D., & Wirza, Y. (2020). Pemanfaatan Webinar Sebagai Media dalam Pembelajaran Kemampuan Berbicara untuk Pembelajar Dewasa di Indonesia. Jurnal Penelitian Pendidikan, 20(3), 417–431.
Yule, G. (1996). Pragmatics. New York: OUP Oxford.
Yulianto, B. (2019). Teori dan Aplikasi Fonologi Generatif. Gersik: Graniti.
