GANGGUAN BERBAHASA TATARAN FONOLOGIS PADA TUTURAN PENDERITA STROKE ISKEMIK: KAJIAN PSIKOLINGUISTIK

Penulis

  • Icha Fadhilasari Universitas Hasyim Asy'ari Penulis

DOI:

https://doi.org/10.25134/8ev1p242

Kata Kunci:

afasia, gangguan bahasa, penyimpangan fonologis, psikolinguistik, stoke iskemik

Abstrak

Gangguan berbahasa (language disorders) jauh lebih kompleks dibandingkan gangguan wicara (speech disorders). Gangguan berbahasa dalam istilah medis disebut afasia. Penderita akan mengalami kesulitan berkomunikasi serta cenderung gagal dalam menerapkan kemampuan berbahasa. Imbasnya, penderita gangguan ini akan mengalami deviasi atau penyimpangan linguistis. Penelitian ini bertujuan untuk mengklasifikasikan dan mendeskripsikan gangguan berbahasa yang dialami pasien stroke iskemik. Gejala yang paling tampak pada penderita stroke iskemik sangat khas, yakni penyimpangan tataran fonologis. Dengan menggunakan metode deskriptif-kualitatif kajian ini menempatkan subjek penderita gangguan hemisfer kiri, di mana bagian tersebut dalam kajian neurolinguitik memiliki fungsi sebagai pengolah kemampuan linguistik seseorang, seperti fonologis, morfologis, sintaksis, dan semantis. Data penelitian ini berupa tuturan seorang subjek penelitian yang mengalami stroke iskemik. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, rekam, catat, wawancara dan elitasi menggunakan media gambar dan daftar pertanyaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi penyimpangan tataran fonologis, antara lain (1) penghilangan atau penyederhanaan fonem, (2) penggantian fonem, dan (3) ketidakberaturan pada tuturan penderita stroke iskemik. Sehingga dapat disimpulkan bahwa gangguan berbahasa tataran fonologis merupakan bentuk kesalahan dan/atau penyimpangan yang terjadi pada seseorang penderita stroke iskemik yang disebabkan oleh kerusakan lesi kortikal di otak kiri, tepatnya di daerah broca, yang mengkhususkan diri dalam tugas-tugas pemroduksian bahasa.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Arifuddin, A. (2010). Neuropsikolinguistik. Jakarta: Rajawali Press.

Blumstein, S. E. (2010). Neurolinguistics: an overview of language–brain relations in aphasia. In Linguistics: The Cambridge Survey. https://doi.org/10.1017/cbo9780511621062.009

Dardjowidjojo, S. (2003). Psikolinguistik: Pengantar Pemahaman Bahasa Manusia. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Dennis, M. (2010). Language disorders in children with central nervous system injury. Journal of Clinical and Experimental Neuropsychology, 32(4), 417–432. https://doi.org/10.1080/13803390903164355

Dronkers, N. F., Ivanova, M. V., & Baldo, J. V. (2017). What Do Language Disorders Reveal about Brain–Language Relationships? From Classic Models to Network Approaches. Journal of the International Neuropsychological Society, 23(9–10), 741–754. https://doi.org/10.1017/S1355617717001126

Enderby, P. (2013). Disorders of communication. https://doi.org/10.1016/B978-0-444-52901-5.00022-8

Fadhilasari, icha. (2016). Deviasi Linguistis Pada Tuturan Penderita Afasia Broca Akibat Stroke. Buana Bastra, 3(1), 45–58. Retrieved from http://jurnal.unipasby.ac.id/index.php/bastra/article/view/656/523

Ferri, L. (2014). Peripheral nervous system and speech disorders. Revista de Neurologia, 58 Suppl 1.

Gillam, R. B., Gillam, S. L., Holbrook, S., & Orellana, C. (2017). Language Disorder in Children. In Handbook of DSM-5 Disorders in Children and Adolescents (pp. 57–76). https://doi.org/10.1007/978-3-319-57196-6_3

Gonzalez-Lopez, J. A., Gomez-Alanis, A., Martin Donas, J. M., Perez-Cordoba, J. L., & Gomez, A. M. (2020). Silent Speech Interfaces for Speech Restoration: A Review. IEEE Access, 8, 177995–178021. https://doi.org/10.1109/ACCESS.2020.3026579

Indah, R. N. (2017). Gangguan Berbahasa Kajian Pengantar. Malang: UIN-Maliki Press.

Johan, M., & Susanto, A. (2018). Gangguan Berbahasa Pada Penderita Strok Suatu Kajian: Neurolinguistik. Seminar Nasional Ilmu Sosial Dan Teknologi (1), 103–108. Retrieved from https://ejournal.upbatam.ac.id/index.php/prosiding/article/view/752

Laksmidewi, A. A. A. P. (2018). Gangguan Otak Yang Terkait Dengan Komunikasi. Retrieved from http://erepo.unud.ac.id/id/eprint/23381/1/5cf6076ae388b5c3569b3bc164bbc39d.pdf

Le, H., & Lui, M. Y. (2021). Aphasia. In StatPearls [Internet]. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK559315/

Nabila, H. (2019). Gangguan Fonologi Afasia Pada Penderita Stroke Suatu Kajian: Psikolinguistik. Seminar Nasional Literasi IV: “Menjawab Tantangan Pendidikan Melalui Literasi Budaya Pada Era Disrupsi,” 112–122. Retrieved from http://conference.upgris.ac.id/index.php/snl/article/view/784

Purnamasari, I., Ratnawati, I. I., & Maulida, N. (2018). Kesalahan Fonologi Pada Penderita Afasia Broca Pascastroke dalam Tinjauan Psikolinguistik. Jurnal Basataka (JBT), 1(1). https://doi.org/10.36277/basataka.v1i1.12

Rahmadani, F. N. (2018). Gangguan Fonologi Pada Penyandang Pascastroke Sindrom Afasia: Kajian Neurolinguistik (Universitas Negeri Jakarta). Retrieved from http://repository.unj.ac.id/1194/1/Skripsi Febriyanti Nur Rahmadani.pdf

Raven, J. (1956). Coloured Progressive Matrices. Sets A, Ab, B. Oxford: Oxford Psychologists.

Sastra, G. (2011). Neurolinguistik: Suatu Pengantar. Bandung: Alfabeta.

Schoeman, R., & Van der Merwe, G. (2010). Aphasia, an acquired language disorder. South African Family Practice, 52(4), 308–311. https://doi.org/10.1080/20786204.2010.10873995

Sekerdag, E., Solaroglu, I., & Gursoy-Ozdemir, Y. (2018). Cell Death Mechanisms in Stroke and Novel Molecular and Cellular Treatment Options. Current Neuropharmacology, 16(9), 1396–1415. https://doi.org/10.2174/1570159X16666180302115544

Sellars, C., Hughes, T., & Langhorne, P. (2005). Speech and language therapy for dysarthria due to non-progressive brain damage. In C. Sellars (Ed.), Cochrane Database of Systematic Reviews. https://doi.org/10.1002/14651858.CD002088.pub2

Sun, L., & Wallach, G. P. (2014). Language Disorders Are Learning Disabilities. Topics in Language Disorders, 34(1), 25–38. https://doi.org/10.1097/TLD.0000000000000005

Tadi, P., & Lui, F. (2021). Acute Stroke. In StatPearls [Internet]. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK535369/

Whitaker, H. A. (2007). Language Disorders: Aphasia. In Encyclopedia of Gerontology (pp. 9–16). https://doi.org/10.1016/B0-12-370870-2/00104-9

Unduhan

Diterbitkan

04-12-2025

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

GANGGUAN BERBAHASA TATARAN FONOLOGIS PADA TUTURAN PENDERITA STROKE ISKEMIK: KAJIAN PSIKOLINGUISTIK. (2025). Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 18(1), 152-165. https://doi.org/10.25134/8ev1p242