PENGEMBANGAN E-MODUL TEKS EKSPOSISI BERBASIS HOTS MENGGUNAKAN SIGIL BAGI PESERTA DIDIK KELAS X SMK

Penulis

  • Wawan Setyawan Universitas Islam Malang Penulis
  • Sahudi Universitas Islam Malang Penulis
  • Uswatun Khasanah Universitas Islam Malang Penulis
  • Aminullah Universitas Islam Malang Penulis

DOI:

https://doi.org/10.25134/yd11s640

Kata Kunci:

pengembangan, e-modul, teks eksposisi, HOTS, sigil

Abstrak

ABSTRAK: Saat ini pendidikan di indonesia memasuki era pendidikan abad 21. Terdapat beberapa tuntutan dalam pendidikan abad 21 yaitu (1) menuntut adanya keterlibatan TIK (Teknologi Informasi Komunikasi) dalam proses pembelajaran, (2) menuntut peserta didik untuk memiliki kemampuan berpikir kritis, serta  (3) memfokuskan pada literasi atau kemahiran wacana melalui penguasaan jenis-jenis teks. Secara tidak langsung untuk memenuhi tuntutan tersebut pelaku pendidikan dalam hal ini guru harus mampu berinovasi. Salah satu bentuk inovasi tersebut adalah membuat model elektronik yang mampu membuat peserta didik berpikir kritis dan mampu belajar secara mandiri. Tujuan penelitian pengembangan ini secara umum yang akan dicapai adalah tersusunnya e-modul teks eksposisi berbasis HOTS (Higher Order Thinking Skills) menggunakan Sigil bagi peserta didik kelas X SMK. Prosedur pengembangan dalam penelitian ini adalah adaptasi prosedur pengembangan (Borg & Gall, 1989). Adapun langkahnya yaitu (1) pengumpulan informasi, (2) perencanaan, (3) pengembangan produk, (4) uji coba produk, (5) revisi produk. Subjek penelitian ini adalah ahli perancangan pembelajaran, ahli materi/isi, ahli kebahasaan, ahli media, pengguna (guru), dan pengguna (peserta didik). Instrumen pengumpulan data berupa lembar penilaian yang dinilai oleh ahli perancangan pembelajaran, ahli materi/isi, ahli kebahasaan, ahli media, pengguna (guru), dan pengguna (peserta didik). Hasil uji coba menunjukkan bahwa pertama yaitu penilaian ahli perancangan pembelajaran, diperoleh hasil penilaian sebesar 92% dengan kategori “sangat layak”. Yang kedua yaitu penilaian ahli materi/isi, diperoleh hasil penilaian sebesar 94% dengan kategori “sangat layak”. Yang ketiga yaitu penilaian ahli kebahasaan, diperoleh hasil penilaian sebesar 86% dengan kategori “layak”. Keempat penilaian ahli media, diperoleh hasil penilaian sebesar 92% dengan kategori “sangat layak”.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Abdurahman, M., Muhidin, S.A., dan Somantri A. 2011. Dasar-Dasar Metode Statistika untuk Penelitian. Bandung: Pustaka Setia.

Afrizon, Renol dkk. (2017). Analisis Persepsi Mahasiswa Pendidikan Fisika Terkait Pentingnya Pembelajaran Fisika Bermakna yang Menerapkan Unsur Kearifan Lokal Sumbar, prosiding Semirata 2017 Bidang MIPA BKS PTN Wilayah Barat. ISBN: 978-602- 50693-0-8: FKIP UNJA.

Alwasilah, A.C. & Senny, S.A. 2015. Pokoknya Menulis. Bandung: PT KiblatBuku Utama.

Borg, W.R., & Gall, M. D. (1983). In Education Research An Introduction, 4th. London: Longman Inc.

Danang T, M. F. (2015). Pengembangan Media e-Modul Mata Pelajaran Produktif Pokok Bahasan “Instalasi Jaringan LAN ( Local Area Network )” Untuk Siswa Kelas XI Jurusan Teknik Komputer Jaringan Di SMK Negeri 1 Labang Bangkalan Madura. Jurnal Nasional Pendidikan Teknik Informatika, 01(01), 1–9.

Depdiknas. 2008. Panduan Pengembangan Bahan Ajar. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.

Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar. 2008. Panduan Pengembangan Bahan Ajar. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.

Keraf, Gorys. 2010. Eksposisi dan Deskripsi. Jakarta: Nusa Indah.

Majid, A. 2010. Perencanaan Pembelajaran. Bandung: Remaja Rosdakarya. McDermott, R. J. dan Mayer, A. B. 2011. Personality and Health Habits.

Noviyanita W. PENGEMBANGAN BAHAN AJAR ELEKTRONIK BERBASIS FLIPBOOK. Delta J Ilm Pendidik Mat. 2018;6(2):41–9.

Octaviani S. Pengembangan Bahan Ajar Tematik dalam Implementasi Kurikulum 2013 Kelas 1 Sekolah Dasar. Jurnal Eduhumaniora Vol 9. No. 2 Juli 2017.

Pambudhi, T. & Retnowati, T.H. Pengembangan Modul Pembelajaran Tematik Integratif Berkarakter Nasionalisme Kelas IV di Sekolah Dasar Daerah Banyumas. Jurnal Pendidikan Karakter. TahunVII, Nomor 1, April 2017.

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 22 tahun 2016 tentang Standar Isi.

Prastowo, A. 2012. Panduan Kreatif Membuat Bahan Ajar Inovatif. Jogjakarta: Diva Press

Ramli, Murni. 2015. Implementasi Riset dalam Pengembangan Higher Order Tinking Skills pada Pendidikan Sains. Pengembangan Model dan Perangkat Pembelajaran untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi. Surakarta (Universitas Sebelas Maret)

Roflah, E., dkk. (2013). Penyusunan Instrumen Tes Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Fisika pada Siswa SMP. Jurnal Pendidikan Fisika. ISSN: 2338 – 0691. Vol. 1 No. 2 Hlm.17.

Savage, T.V dan Armstrong, D.G. 1996. Effective Teaching In Elemntary Social Studies. New Jersey: Prentice-Hall.

Samsudi. 2009. Desain Penelitian Pendidikan. Semarang: Universitas Negeri Semarang Press.

Sulaiman, W. 2003. Statistik Non Parametrik, Contoh Kasus dan Pemecahannya dengan SPSS. Yogyakarta: Andi offset

Thiagarajan, S., Semmel, D.S., Semmel, M.I. 1974. Instructional Development For Training Teacher of Exceptional Children. Bloomington Indiana: Indiana University.

Tim Penyusun. (2008). Penulisan Modul. Jakarta: Direktorat Tenaga Kependidikan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan Departemen Pendidikan Nasional

Wahyuni & Ibrahim. 2012. Asesmen Pembelajaran Bahasa. Malang. Refika Aditama

Zamroni. 2011. Dinamika Peningkatan Mutu. Yogyakarta: Gavin Kalam Utama

Zamroni. 2011. Pendidikan Demokrasi pada Masyarakat Multikultural. Yogyakarta: Gavin Kalam Utama

Unduhan

Diterbitkan

04-12-2025

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

PENGEMBANGAN E-MODUL TEKS EKSPOSISI BERBASIS HOTS MENGGUNAKAN SIGIL BAGI PESERTA DIDIK KELAS X SMK. (2025). Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 19(2), 346-366. https://doi.org/10.25134/yd11s640