PILIHAN KODE PELAKU INDUSTRI PARIWISATA DALAM INTERAKSI SOSIAL DENGAN WISATAWAN DI KABUPATEN BANGKALAN, MADURA
DOI:
https://doi.org/10.25134/ba0wsr57Kata Kunci:
pilihan kode, pelaku industri pariwisata, sosiolinguistik, maduraAbstrak
ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pola pilihan kode pelaku industri pariwisata dalam interaksi sosial dengan wisatawan di Kabupaten Bangkalan dan faktor-faktor yang memengaruhinya. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif karena penelitian ini menjelaskan sesuai dengan tujuan penelitian. Data penelitian ini berupa tuturan yang mengandung pilihan kode pelaku industri pariwisata dengan wisatawan dalam interaksi sosial. Pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, catat dan interview. Analisis penelitian ini menggunakan pendekatan kontekstual. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa terdapat pola pilihan kode pelaku pariwisata dalam interaksi sosial dalam layanan wisata yaitu BI (bahasa Indonesia), campuran BI dengan bahasa asing (bahasa Inggris), campuran BI dengan BM (bahasa Madura), campuran BI dengan BAr (bahasa Arab), dan campuran BI dengan BJ (bahasa Jawa), BM (bahasa Madura). Sedangkan faktor-faktor yang memengaruhi pilihan kode pelaku industri pariwisata dalam interaksi sosial meliputi partisipan, siapa yang berbicara dan yang diajak berbicara, latar belakang sosial, tema pembicaraan, fungsi pembicaraan, pengaruh teknologi, penyampaian maksud tertentu dan tujuan tertentu, dan kompetensi bahasa.
Unduhan
Referensi
Aziz, Y.Q Yusuf & Menalisa. (2020). National Language or Ethnic Language? Young Parents’ Language Choice for Their Children in the Acehnese Home. The International Journal of Communication and Linguistics Studies Vol. 18(1): 21-35
Chong Shin, Mangku, Collins. (2018). Pemilihan Bahasa Komuniti Penan Muslim di Sarawak. GEMA Online® Journal of Language Studies Volume 18(4), http://doi.org/10.17576
Fahmee, F dan Yong Mei Fung. (2016). Language Choice in Online Written Communication among Maldivian Professionals. International Journal 3L: The Southeast Asian Journal of English Language Studies-Vol 22 (2):49-66
Holmes. (2013). An Introduction to Sociolinguistics. Fourth edition. Essex: Pearson Education Limited.
Lindolof TR. 1995. Qualitative Communication Research Methods. Thousand Oaks: SAGE Publisher
Moleong, L.J. (2001). Metodologi Penelitian Kualitatif. Jakarta: Remaja Karya
Prastiwi IM. (2026). Sosiologi Pariwisata Madura. Madura: Pusko Sosio Universitas Trunojoyo Madura
Pradnya Wati AA, Simpen IW, Arnati NW. (2018). Kedwibahasaan Karyawan Pariwisata Kabupaten Gianyar, Bali. Humanis.
Prembayun, M.L. 2019. Struktur, Pilihan Kode, dan Karakteristik Ngrasani oleh Wanita Jawa dalam Interaksi Sosial di Kabupaten Klaten. Disertasi. Surakarta: UNS.
Rijal AS. PENGGUNAAN BAHASA DALAM RANAH PARIWISATA: STUDI DI KAWASAN TAMAN NASIONAL BANTIMURUNG BULUSARAUNG MAROS, SULAWESI SELATAN. Jurnal Sasdaya. 5(1) hal.37-51
Rosyadi K. (2016). Sosiologi Pariwisata Madura. Madura: Pusko Sosio Universitas Trunojoyo Madura
Sudaryanto. (2015). Metode Dan Aneka Teknik Analisis Bahasa: Pengantar Penelitian Wahana Kebudayaan secara Linguistis. Yogyakarta: Sanata Dharma University Press.
Sutopo, H.B. (2006). Metodologi Penelitian Kualitatif: Dasar Teori dan Terapannya dalam Penelitian. Surakarta: Sebelas Maret University Press.
Wiryastuti, D. (2017). Pilihan Kode Pada Masyarakat Jawa (Studi Kasus di Wilayah eks-Karesidenan Surakarta). Disertasi. Surakarta: Universitas Sebelas Maret.
