TINDAK TUTUR GURU BAHASA INDONESIA DALAM KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR DI SMK NEGERI SE-KABUPATEN KUNINGAN TAHUN PELAJARAN 2012/2013 (Studi deskriptif dilihat dari lokusi, ilokusi, dan perlokusi)
DOI:
https://doi.org/10.25134/bsev5x88Kata Kunci:
analisis, tindak tutur, guruAbstrak
Masalah penelitian dalam artikel ini adalah bagaimana bentuk tindakan bahasa yang digunakan oleh guru bahasa Indonesia dalam kegiatan pembelajaran di SMK Brass pada tahun ajaran 2012/2012? Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan bentuk tindakan bahasa yang digunakan oleh guru Bahasa Indonesia dalam kegiatan pembelajaran di SMK Brass pada tahun ajaran 2011/2012. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode analitis dan deskriptif untuk memperoleh data, yang dianalisis menggunakan teknik observasi dan dokumentasi. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ucapan guru Bahasa Indonesia di SMK Brass. Hasil analisis ini dapat disimpulkan sebagai berikut: 1) Lokusi yang diucapkan oleh guru Bahasa Indonesia dalam kegiatan pembelajaran di SMK Brass se-kabupaten berdasarkan jenis tindakan bahasa lokusi terdiri dari 162 ucapan, terdiri dari 26 ucapan tindakan bahasa naratif, 12 ucapan tindakan bahasa deskriptif, dan 124 ucapan tindakan bahasa informatif, 2) Ikuti ilokusi yang diucapkan oleh guru bahasa Indonesia dalam kegiatan pembelajaran di SMK Brass se-kabupaten berdasarkan kriteria ilokusi terdapat 179 ucapan tindakan bahasa ilokusi, terdiri dari 6 ucapan tindakan bahasa ilokusi kriteria asertif, 146 ucapan tindakan bahasa ilokusi kriteria direktif, 10 ucapan tindakan bahasa ilokusi kriteria komissif, dan 9 ucapan tindakan bahasa ilokusi kriteria ekspresif; ilokusi 9 ucapan, dan ilokusi 8 ucapan deklaratif; 3) Tindakan perlokusi yang dilakukan oleh guru bahasa Indonesia dalam kegiatan pembelajaran di SMK di Kabupaten Kuningan berdasarkan bagian-bagian tindakan perlokusi yang terkandung dalam 95 ucapan, terdiri dari tindakan perlokusi bagian yang mendorong mitra untuk belajar tentang sesuatu (5 ucapan), tindakan perlokusi bagian yang membuat mitra mengatakan untuk melakukan sesuatu (69 ucapan), dan tindakan perlokusi bagian yang membuat mitra mengatakan sesuatu untuk dipikirkan (21 ucapan).
Unduhan
Referensi
Ahyadi, Didi dan Dedi Mutiadi, Ahmad. 2004. Linguistik Umum. Kuningan. Program Studi Bahasa Dan Sastra Indonesia.
Bahri Djamarah, Syaiful dan Zain, Aswan. 2006. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta:Rineka Cipta
Chaer, Abdul dan Leonie Agustina. 2004. Sosiolinguistik. Jakarta:Rineka Cipta
Furchan, Arief. 2007. Pengantar Penelitian Dalam Pendidikan. Yogyakarta:Pustaka Pelajar.
Hasan Lubis, Hamid. 1993. Analisis Wacana Pragmatik. Bandung:Angkasa
Heryadi, Dedi. 2010. Metode Penelitian Pendidikan Bahasa. Bandung:Pustala Billah. http://www.repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/17844/.../Chapter%20II.pdf.
/30/4/2012
Sugianto Mas, Aan. 2010. Dialog Tanya Jawab Singkat Menulis 3. Kuningan:Dapur Sastra Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia.
Tarigan, Henri Guntur. 2009. Pengajaran Pragmatik. Bandung:Angkasa.
