PUNK: IDEOLOGI KEBEBASAN DALAM NOVEL AKAR KARYA DEWI LESTARI
DOI:
https://doi.org/10.25134/gnsn9c65Keywords:
Ideologi kebebasan, novel Akar, punk, sosiologi sastraAbstract
Karya sastra merupakan refleksi sosial yang tercipta dari penyatuan antara realitas dan imaji. Untuk memperoleh gambaran realita pada suatu karya sastra diperlukan adanya kajian mendalam terhadap karya sastra tersebut. Fokus kajian ini adalah menyelidiki periodisasi komunitas punk dan ideologi kebebasan punk yang terdapat dalam novel Akar karya Dewi Lestari. Kajian yang digagas dengan menggunakan pendekatan kualitatif ini bertumpu pada paradigma sosiologi sastra Alan Swingewood. Sumber data utama penelitian ini adalah novel Akar karya Dewi Lestari. Data dalam penelitian ini berupa narasi, dialog, ataupun monolog yang diduga merekam jejak komunitas punk dan merepresentasikan ideologi kebebasan komunitas punk. Data tersebut dikumpulkan melalui teknik baca dan catat. Data-data yang telah terhimpun kemudian dianalisis dengan teknik analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa periodisasi komunitas punk yang tergambar dalam novel adalah pada tahun 1996-2001 yang dibuktikan dengan mulai adanya kepedulian terhadap isu-isu sosial politik. Eksistensi komunitas punk juga didukung dengan adanya penceritaan ideologi kebebasan fisik dan psikis para tokoh. Kebebasan fisik tergambar pada penceritaan tokoh yang cenderung berbeda dengan masyarakat umum seperti gaya rambut (spike, dan baldy), gaya berpakaian dan tato pada tubuh. Kebebasan psikis tergambar pada narasi-narasi yang memaparkan gaya berpikir para tokoh seperti Bong yang memilih untuk tidak terikat pada suatu instansi apapun dan pemilihan keputusan pada setiap perjalanan pencarian jati diri Bodhi.
Downloads
References
Alan Swingewood, D. L. a. (1972). The Sociology of Literature Diana Laurenson and Alan Swingew (p. 281).
Amanda, A. P., Syamsina, A. N., & Pratiwi, I. I. (2024). Strukturalisme Genetik Lucien Goldmann Dalam Novel Supernova 2: Akar Karya Dee Lestari. AKSARABACA Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Budaya, 1(1), 1–11. https://doi.org/10.47313/aksarabaca.v1i1.3138
Amanda, R., Narti, S., & Risdiyanto, B. (2019). Analisis Makna Tato Sebagai Media Ekspresi Diri. Profesional: Jurnal Komunikasi Dan Administrasi Publik, 6(2), 68–77. https://doi.org/10.37676/professional.v6i2.946
Anālayo, B. (2021). The Four Levels of Awakening. Mindfulness, 12(4), 831–840. https://doi.org/10.1007/s12671-020-01530-3
Andanie, S. P., & Gusthini, M. (2024). Representasi Analisis Kebebasan dan Penjara Sosial dalam Tayangan Film Barbie. ALINEA: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran, 4(3), 535–548.
Bertens , K. (2021). Etika. Yogyakarta: PT Kanisius.
Berkman, A. (1929). What Is Communist Anarchism ? The Anarchist Library.
Fadli, M. R. (2021). Memahami desain metode penelitian kualitatif. Humanika, 21(1), 33–54. https://doi.org/10.21831/hum.v21i1.38075
Fauzan, M. (2023). Kebebasan Individu dalam Tinjauan Filsafat Eksistensialisme. Gunung Djati Conference Series, 19, 658–669.
Hebdige, D. (2010). Subculture The Meaning Of Style. In The Encyclopedia of Literary and Cultural Theory. https://doi.org/10.1002/9781444337839.wbelctv3h004
Herdiansyah, H. (2022). Metodologi penelitian kualitatif untuk ilmu-ilmu sosial: Perpekstif konvensional dan kontemporer.
Hidir, A., & Malik, R. (2024). Teori Sosiologi Modern. Sumatera Barat: Tri Edukasi Ilmiah
Karlinah, S., & Setiawan, W. (2019). Komunitas Punk Jalanan: Antara Ideologi Dan Bertahan Hidup Studi Fenomenologi Tentang Punk Jalanan Di Kota Bandung. Sustainability (Switzerland), 11(1), 1–14.
Kriswanto, M., & Rohman, M. F. (2022). Pendidikan Informal Melaui Spiritualitas Alam dalam Novel Mata dan Rahasia Pulau Gapi Karya Okky Madasari. Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya, 5(3), 683–694. https://doi.org/10.30872/diglosia.v5i3.476
Kustyarini, K., & Dawa, S. (2020). Nilai Asah, Asih, Asuh Dalam Novel Akar Karya Dewi Lestari. Jurnal Penelitian & Pengkajian Ilmiah Mahasiswa (JPPIM), 1(2), 64–68.
Nensilianti, N. (2023). Refleksi Sosial Dalam Novel Manusia & Badainya (Perjalanan Menuju Pulih) Karya Syahid Muhammad (Kajian Sosiologi Sastra Alan Swingewood). Lingua Franca:Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya, 7(2), 156. https://doi.org/10.30651/lf.v7i2.18483
Oktafianti, R. D., & Shofiyuddin, H. (2024). Konflik Sosial dalam Ruang Domestik pada Film Ipar Adalah Maut : Sosiologi Sastra Alan Swingewood. Konferensi Nasional Mahasiswa Sastra Indonesia Prodi Sastra Indonesia Fakultas Adap Dan Humaniora, 772–800.
Putra, C. R. W. (2018). Cerminan Zaman Dalam Puisi ( Tanpa Judul ) Karya Wiji Thukul : Kajian Sosiologi Sastra. Kembara: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, Dan Pengajaranya, 4(1), 12–20. https://eprints.umm.ac.id/45597/
Ramadhan. M. F. (2016). PUNK`s Not Dead: Kajian Bentukan Baru Budaya Punk Di Indonesia. Jurnal Makna, 1(1), 2016
Sabila, A. S., Nirmala, D. C., & Rande, H. F. (2024). Realitas Kehidupan Dalam Novel Pertemuan Jodoh Karya Abdoel Moeis: Pendekatan Mimetik Abrams. AKSARABACA Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Budaya, 1(1), 12–29. https://doi.org/10.47313/aksarabaca.v1i1.3139
Sari, I. P., & Hasnidar, H. (2023). Analisis Feminisme Sastra dalam Novel Layangan Putus Karya Mommy ASF. Sintaks: Jurnal Bahasa & Sastra Indonesia, 3(1), 7–13. https://doi.org/10.57251/sin.v3i1.558
Suhardi, E. F. (2022). Dekonstruksi Identitas Komunitas Punk (Studi Kasus Komunitas Taring Babi di Kelurahan Lenteng Agung, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan). Journal of Citizenship, 1(2), 48–65. https://doi.org/10.37950/joc.v1i2.310
Sukron, S. (2023). Majas dalam Puisi Senja di Pelabuhan Kecil Karya Chairil Anwar. Jurnal Guru Indonesia, 2(2), 69–81. https://doi.org/10.51817/jgi.v2i2.305
Tutupary, V. D. (2016). Kebebasan Kehendak (Free Will) David Ray Griffin Dalam Perspektif Filsafat Agama. Jurnal Filsafat, 26(1), 136. https://doi.org/10.22146/jf.12648
Wahyudi, T. (2013). Sosiologi Sastra Alan Swingewood Sebuah Teori. Poetika, 1(1), 55–61. https://doi.org/10.22146/poetika.v1i1.10384
Wasidatun, R., Azizah, R. N., & Wafa, I. (2023). Pendekatan Mimetik dalam Antologi Puisi Surat dari Ibu Karya Asrul Sani. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(1), 3917–3925.
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.