RESPON NEUROTIK TOKOH PEREMPUAN DALAM NOVEL MANTRA LILITH KARYA HENDRI YULIUS
DOI:
https://doi.org/10.25134/1xrtyk34Keywords:
Diskriminasi, psikologi sastra, psikoanalisis sosial, respon neurotik, Discrimination; neurotic response; psychology of literature; social psychoanalysisAbstract
ABSTRAK: Tindak diskriminatif sebagai contoh dari konflik sosial merupakan faktor kebudayaan yang membentuk kepribadian seseorang. Fenomena ini dapat muncul di dalam karya sastra melalui tokoh-tokoh yang terlibat di dalamnya. Diskriminasi ini menjadi faktor seseorang berkembang menjadi pribadi yang neurotik. Tokoh-tokoh neurotik menggunakan pola atau cara untuk mengatasi kecemasannya. Objek penelitian ini berupa respon neurotik yang dilakukan tokoh-tokoh perempuan setelah mengalami diskriminasi yang diungkapkan menggunakan teori psikoanalisis sosial Karen Horney. Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan dengan teknik baca catat. Data dianalisis melalui reduksi data, menyajikan data, dan menarik simpulan. Setelah penelitian dilakukan, ditemukan hasil bahwa bentuk diskriminasi berupa subordinasi perempuan, pembatasan nilai atau harga diri, kekerasan fisik, eksploitasi tenaga kerja, dan eksplotasi seksual. Terdapat dua respon neurotik yang digunakan untuk mengatasi kecemasan, yaitu mendekati orang lain dan melawan orang lain. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi penelitian lain terkait psikologi sastra sekaligus edukasi pentingnya dukungan sosial terhadap perkembangan psikis seseorang.
KATA KUNCI: Diskriminasi; psikologi sastra; psikoanalisis sosial; respon neurotik
NEUROTIC RESPONSES OF FEMALE CHARACTERS IN THE NOVEL MANTRA LILITH BY HENDRI YULIUS
ABSTRACT: Discriminatory acts, as an example of social conflict, are cultural factors that shape a person's personality. This phenomenon appears in literary works through the characters involved in them. This discrimination is a factor in someone developing into a neurotic personality. Neurotic characters use patterns or methods to overcome their anxiety. The object of this research is the neurotic responses carried out by female characters after experiencing discrimination, expressed using Karen Horney's social psychoanalytic theory. The research method used descriptive qualitative. Data were collected using reading and note-taking techniques. Data were analyzed through data reduction, data presentation, and drawing conclusions. After the research was conducted, the results found that forms of discrimination include the subordination of women, actions of value or self-esteem, physical violence, labor exploitation, and sexual exploitation. There are two neurotic responses used to overcome anxiety: moving towards people and moving againts people. This research is expected to serve as a reference for other research related to literary psychology as well as education on the importance of social support for one's psychological development.
KEYWORDS: Discrimination; neurotic response; psychology of literature; social psychoanalysis
Diterima:
7 Agustus 2025
Direvisi:
-
Disetujui:
16 Agustus 2025
Dipublikasi:
30 Oktober 2025
Pustaka : Santoso, S. A., & Sumartini. (2025). Respons neurotik tokoh perempuan dalam novel Mantra Lilith karya Hendri Yulius. Jurnal Fon Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 21(2), 495-510.
Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Downloads
References
Ahmadi, A., Ghazali, A. S., Dermawan, T., & Maryaeni. (2019). Ecopsychology and psychology of literature: Concretization of human biophilia that loves the environment in two Indonesian novels. International Journal of Literary Humanities, 17(1), 47–59. https://doi.org/10.18848/2327-7912/CGP/v17i01/47-59
Alfaruqy, M. Z. (2021). Sejarah dan Aliran Psikologi (I. A. Sari (ed.)). Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro.
Alwisol. (2022). Psikologi Kepribadian (Revisi). UMM Press.
Atiyat, R. B., Sarayreh, K., & Rimawi, S. (2022). Woman at Point Zero and Uncle Vampire: A cross-cultural investigation of father-daughter incest in the light of feminist psychoanalysis. Literator, 43(1), 1–7. https://doi.org/10.4102/lit.v43i1.1850
Azizah, B. N., & Al Anshory, A. M. (2022). Konflik Sosial Dalam Cerpen “Tepi Shire” Karya Tawakal M. Iqbal: Analisis Sosiologi Sastra. Semantik, 11(1), 1–16. https://doi.org/10.22460/semantik.v11i1.p1-16
Feist, J., Feist, G. J., & Roberts, T.-A. (2017). Teori Kepribadian (D. Mandasari (ed.); 8th ed.). Salemba Humanika.
Fulthoni, Arianingtyas, R., Aminah, S., & Sihombing, U. P. (2009). Memahami Diskriminasi : Buku Saku Untuk Kebebasan Beragama. In M. Yasin (Ed.), ISSN 2502-3632 (Online) ISSN 2356-0304 (Paper) Jurnal Online Internasional & Nasional Vol. 7 No.1, Januari – Juni 2019 Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta. The Indonesian Legal Resource Center (ILRC).
Gharbi, H., & Sobaih, A. E. E. (2023). Developing and Validating a Scale for Measuring Sexual Harassment in Higher Education. Dirasat: Human and Social Sciences, 50(1), 186–198.
Hidayatullah, R. M., & Indana, F. N. (2024). Terapi spiritual emotional freedom technique (SEFT) untuk penanganan gangguan neurotik. PSYCOMEDIA: Jurnal Psikologi, 4(1), 19–31. http://journal.ibrahimy.ac.id/psychomedia/
Kayani, A. I., Zahra, K., & Anwar, B. (2023). Patriarchy and Counter Discourses: A Critique of Female Subordination in Dangarembga’s Nervous Conditions. GEMA Online Journal of Language Studies, 23(3), 111–126. https://doi.org/10.17576/gema-2023-2303-07
Lecheheb, I. (2024). The Dysfunctional Mother-Daughter Relationship in Rabih Alameddine’s I, the Divine. Jordan Journal of Modern Languages and Literatures, 16(4), 977–992. https://doi.org/https://doi.org/ 10.47012/jjmll.16.3.8
Lestari, R. D. (2015). Kompleksitas Gender dalam Karya Sastra Indonesia. Jurnal Semantik STKIP Siliwangi, 4(1), 109–120.
Lianawati, E. (2020). Ada Serigala Betina dalam Diri Setiap Perempuan (M. Aswar (ed.); keenambela). Buku Mojok Group.
Lubistira, D., Oemiati, S., & Santoso, B. (2023). Kebutuhan Neurotik Tokoh Mitarai Yo Dalam Drama I Don’T Love You Yet Kajian Analisa Karen Horney. … Pedagogi, Linguistik, Dan …, 3(1), 35–42. https://ojs.mahadewa.ac.id/index.php/pedalitra/article/view/3344%0Ahttps://ojs.mahadewa.ac.id/index.php/pedalitra/article/download/3344/2291
Maezuroh, R., & Sumartini, S. (2019). Jurnal Sastra Indonesia Konflik Interpersonal Tokoh Genduk dalam Novel Genduk Karya Sundari. Jurnal Sastra Indonesia, 8(3), 229–233.
Manoppo, N., & Arif, M. (2023). Assuthur: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab. Jurnal Pendidikan Bahasa Arab, 2(1), 41.
Mazrieva, E. (2020, June 18). Pembunuhan Demi Pertahankan Martabat di Bantaeng, Menguatnya Kembali Budaya Siri? VOA. https://www.voaindonesia.com/a/pembunuhan-demi-pertahankan-martabat-di-bantaeng-menguatnya-kembali-budaya-siri-/5466910.html
Nurizkiawan, I., Arifin, Z., & Tjitrosoemarto, S. (2024). Kepribadian Tokoh Utama dan Nilai Sosial dalam Novel 9 Summers 10 Autumns Karya Iwan Setyawan. Diskursus: Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia, 7(2), 280–293.
Sahari, A. C., & Wijaya Putra, C. R. (2024). Analisis Pertahanan Diri Tokoh Utama dalam Novel Lembata Karya F.Rahardi. Semantik, 13(1), 71–86. https://doi.org/10.22460/semantik.v13i1.p71-86
Sander, A., & Sunantri, S. (2020). Tradisi Khitan Perempuan (Sejarah dan Perkembangannya pada Masyarakat Melayu Sambas Desa Kubangga Kecamatan Teluk Keramat). Jurnal Sambas, 3(1), 28–41.
Sastra, T. (2020). Komnas Perempuan Inisiasi Penyusunan Instrumen Pemantauan Implementasi Kebijakan Pencegahan P2GP. Komisi Nasional Anti Kekerasan Terhadap Perempuan. https://komnasperempuan.go.id/kabar-perempuan-detail/komnas-perempuan-inisiasi-penyusunan-instrumen-pemantauan-implementasi-kebijakan-pencegahan-p2gp
Sugiono. (2020). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif Dan R&D (Sutopo (ed.)). Alfabeta.
Suhendi, I. D., Priyatna, A., & Muhtadin, T. (2017). REPRESENTASI MONSTROSITAS PEREMPUAN DALAM NOVEL MANTRA LILITH KARYA HENDRI YULIUS. Atavisme, 20(2), 123–137. https://doi.org/10.24257/atavisme.v20i2.391.123-137
Susilowati, N. E., Wijana, I. D. P., & Cholsy, H. (2025). The Use of Verbal Violence Metaphors Toward Indonesian Female Politicians on X Social Media. Jordan Journal of Modern Languages and Literatures, 17(2), 485–507.
Yentriyani, A. (2024). Kawin Tangkap di Sumba Praktik Pemaksaan Perkawinan Berbasis Gender Terhadap Perempuan: Akar Masalah, Bentuk dan Konsekuensinya. In Komisi Nasional Anti Kekerasan Terhadap Perempuan.
Yulius, H. (2017). Mantra Lilith. PT Elex Media Komputindo.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Salsabila Athira Santoso, Sumartini (Penulis)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.