KAJIAN SEMANTIK PADA FENOMENA PLEONASME DALAM ESAI MAHASISWA BERBANTUKAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE

Authors

  • Veni Nurpadillah UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Author
  • Emah Khuzaemah Program Studi Tadris Bahasa Indonesia, Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon Author
  • Tommi Yuniawan Program Studi Ilmu Pendidikan Bahasa S3 Universitas Negeri Semarang Author
  • Arief Darmawan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang, Jawa Tengah, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.25134/sckc0957

Keywords:

Pleonasme, Semantik, Kecerdasan Buatan, Artificial Intelligence; Pleonasm; Semantics

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis gejala pleonasme dalam esai mahasiswa yang disusun dengan bantuan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dari sudut pandang semantik. Pleonasme dimaknai sebagai penggunaan unsur bahasa berlebih yang mengakibatkan pemborosan makna dan ketidakefisienan dalam komunikasi akademik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan data berupa potongan kata, frasa, klausa, dan kalimat dari esai mahasiswa yang terbukti mengandung kesalahan semantik. Data dikumpulkan dari mahasiswa di tiga perguruan tinggi wilayah Ciayumajakuning, yaitu UIN Siber Syekh Nurjati, Universitas Kuningan, dan Universitas Darul Ma’arif yang memanfaatkan aplikasi AI seperti ChatGPT, Samwell.ai, dan ShortlyAI dalam penulisan tugasnya. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui metode simak bebas libat cakap (SBLC) dan catat, sedangkan analisis dilakukan menggunakan metode agih (Teknik Bagi Unsur Langsung) dan metode padan referensial (teknik Pilah Unsur Penentu). Hasil analisis terhadap 37 data menunjukkan berbagai bentuk pleonasme, seperti pengulangan frasa, penggunaan klitik atau unsur gramatikal yang tidak diperlukan, serta pengulangan makna dalam satu struktur kalimat. Ditemukan bahwa mahasiswa cenderung menerima hasil AI secara mentah tanpa revisi kritis terhadap aspek makna. Selain itu, AI juga belum sepenuhnya mampu menghasilkan teks yang hemat secara semantik akibat bias pada data pelatihannya. Penelitian ini merekomendasikan integrasi literasi semantik dalam pembelajaran akademik berbasis teknologi dan pengembangan fitur AI yang lebih efisien secara semantik. Temuan ini mendukung pentingnya kebijakan akademik yang mengarahkan penggunaan AI secara etis dan reflektif.

KATA KUNCI:  Kecerdasan Buatan; Pleonasme; Semantik

 

A SEMANTIC STUDY OF THE PLEONASM PHENOMENON IN STUDENT ESSAYS BASED ON ARTIFICIAL INTELLIGENCE

 

ABSTRACT: This study aims to identify and analyze pleonasm phenomena in student essays written with the assistance of Artificial Intelligence (AI) from a semantic perspective. Pleonasm is defined as the excessive use of linguistic elements that results in semantic redundancy and inefficiency in academic communication. The research employs a qualitative descriptive method with data consisting of segments of words, phrases, clauses, and sentences from student essays found to contain semantic errors. Data were collected from students at three universities in the Ciayumajakuning region: UIN Siber Syekh Nurjati, Universitas Kuningan, and Universitas Darul Ma’arif, all of whom used AI applications such as ChatGPT, Samwell.ai, and ShortlyAI in their writing tasks. Data collection techniques included non-participatory observation and note-taking, while analysis was conducted using the distributional method (Immediate Constituent technique) and the translational identity method (Determining Element Sorting technique). Analysis of 37 data samples revealed various forms of pleonasm, such as phrase repetition, unnecessary use of clitics or grammatical elements, and semantic redundancy within sentence structures. The findings show that students tend to accept AI-generated texts uncritically, without revising them for semantic clarity. Moreover, AI has not yet demonstrated the ability to produce semantically economical texts, partly due to biases in its training data. This study recommends integrating semantic literacy into technology-based academic instruction and developing AI features that promote greater semantic efficiency. These findings also support the need for academic policies that guide the ethical and reflective use of AI in higher education.

KEYWORDS: Artificial Intelligence; Pleonasm; Semantics

Diterima:

4 Juni 2025

Direvisi:

-

Disetujui:

2 Agustus 2025

Dipublikasi:

30 Oktober 2025

Pustaka  : Nurpadillah, V., Khuzaemah, E., Yuniawan, T., & Darmawan, A. (2025). Kajian Semantik Pada Fenomena Pleonasme Dalam Esai Mahasiswa Berbantukan Artificial Intelligence. Jurnal Fon Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 21(2) 312-331.

 Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ahyaitasyarafa, A., Slamet, S. Y., & SuryAfina, A. (2022). Analisis Problematika Penggunaan Bahasa Indonesia pada Karangan Narasi Peserta Didik Kelas IV Sekolah Dasar. Didaktkika Dwija Indria, 10(4), 7–12. https://digilib.uns.ac.id/dokumen/detail/92732/Analisis-Problematika-Penggunaan-Bahasa-Indonesia-pada-Karangan-Narasi-Peserta-Didik-Kelas-IV-SDN-Tegalayu-Surakarta-Tahun-Ajaran-20212022%0Ahttps://digilib.uns.ac.id/dokumen/download/92732/NTM3ODU5/Analisis-

Aji, A. B., Istikhomah, E., Al Majid, M. Z. Y., & Ulya, C. (2021). Analisis Kesalahan Berbahasa Tataran Semantik Pada Berita Daring Laman sindonews.com. Jurnal Genre (Bahasa, Sastra, Dan Pembelajarannya), 2(2), 65–70. https://doi.org/10.26555/jg.v2i2.3290

Anggraini, D., & Nasucha, Y. (2021). Analisis Gejala Bahasa pada Surat Dinas di Kantor Desa Pengkol Nguter Sukoharjo. Totobuang, 9(2), 197–209. https://doi.org/10.26499/ttbng.v9i2.305

Asiyah, A. N., Kustianti, S. K., & Muktadir, A. (2021). Analisis Gejala Bahasa Dalam Karangan Siswa Kelas V di Sekolah Dasar Negeri 82 Kota Bengkulu. Juridikdas: Jurnal Riset Pendidikan Dasar, 4(3), 300–309. https://doi.org/https://doi.org/10.33369/juridikdas.4.3.%25p

Ayu, P. P., & Winata, N. T. (2024). Analisis Abreviasi Pada Teks Editorial dalam Surat Kabar Media Indonesia. Kajian Linguistik Dan Sastra, 3(2), 150–157.

Dewi, A. C. (2025). Strategi Pembelajaran Bahasa Indonesia Berbasis AI dalam Meningkatkan Literasi Digital Siswa. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 5(1), 1–5.

Faridah, L. A., Akhir, M., & Muliana, H. (2022). Ambiguitas Makna dalam Slogan Iklan Makanan dan Minuman di Televisi: Suatu Tinjauan Semantik. DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra, 2(2), 193–200. https://doi.org/10.53769/deiktis.v2i2.269

Fiiarum, F. A. K., & Susanto, G. (2023). Kesalahan Berbahasa Indonesia dalam Tulisan Pemelajar BIPA Tingkat Mahir. JoLLA: Journal of Language, Literature, and Arts, 3(4), 557–568. https://doi.org/10.17977/um064v3i42023p557-568

Hanim, A. F., Salama, F., Andika, L. D., Rohmah, U. F., Utomo, A. P. Y., Kesuma, R. G., & Wahyuni, N. I. (2024). Analisis Kesalahan dan Tanda Baca Teks Berita pada Surat Kabar Kompas Edisi Januari 2024 sebagai Kalayakan Bahan Bacaan dan Sumber Informasi. PUSTAKA: Jurnal Bahasa Dan Pendidikan, 4(4), 90–112.

Hardiaz, R. M., Mulyati, S., & Nirmala, A. A. (2020). Kohesi Gramatikal dan Kohesi Leksikal dalam Novel Kubah Karya Ahmad Tohari dan Implikasinya terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA. Jurnal Pendidikan Rokania, V(2), 196–205. https://doi.org/https://doi.org/10.37728/jpr.v5i2.323

Heryani, A., Fajar, Y. S., & Sudrajat, R. T. (2023). Kesalahan Berbahasa Tataran Semantik Dalam Unggahan Akun Instragram. Jurnal Mahasiswa Kreatif, 1(2), 26–30. https://doi.org/10.59581/jmk-widyakarya.v1i2.136

Hesti, Mustofa, R., & Idawati. (2021). Gejala Bahasa dalam Karangan Argumentasi Siswa Kelas X SMAN 9 Bandar Lampung. Jurnal Pena Literasi, 4(1), 20–28. https://jurnal.umj.ac.id/index.php/penaliterasiEmail

Himawan, R., Fathonah, E. N., Heriyati, S., & Maslakhah, I. E. N. (2020). Analisis Kesalahan Berbahasa Bidang Semantik pada Karangan Teks Deskripsi Siswa Kelas VII A SMPIT Ar-Raihan Kabupaten Bantul. Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra, 10(1), 1–9. https://online-journal.unja.ac.id/pena

Ikhsan, M. N. (2025). Analisis Kesalahan berbahasa Tataran Semantik Artikel Ilmiah Telaah Kurikulum 13 dan Kurikulum Merdeka di SD/MI. Inovasi Pendidikan Nusantara, 6(2), 188–196.

Karyadi, B. (2023). Pemanfaatan Kecerdasan Buatan Dalam Mendukung Pembelajaran Mandiri. Educate: Jurnal Teknologi Pendidikan, 8(2), 253–258. https://doi.org/10.32832/educate.v8i02.14843

Kawijaya, J. (2023). Penggunaan Artificial Intelligence Markup Language (AIML) Untuk Menganalisa Kesalahan Menulis Bahasa Arab di MTs Bilingual Batu. Jurnal Jendela Pendidikan, 3(03), 352–362. https://doi.org/10.57008/jjp.v3i03.569

M.R., D. (2020). Ketidakefektifan Kalimat Pada Surat Dinas Pemerintah Kabupaten Gorontalo. Telaga Bahasa, 7(2), 241–260. https://doi.org/10.36843/tb.v7i2.179

Mirna, W., & Syaidah, S. (2022). Analisis Kesalahan Berbahasa Pada Berita di Media Online “Facebook dan Instagram.” Lingue : Jurnal Bahasa, Budaya, Dan Sastra, 4(1), 31–50. https://doi.org/10.33477/lingue.v4i1.3235

Muzaki, H., & Darmawan, A. (2022). Analisis Kesalahan Berbahasa Lisan Pada Kanal Youtube Fouly. Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia Metalingua, 7(1), 55–62. https://doi.org/10.21107/metalingua.v7i1.11420

Nurfitriah, S., & Pratiwi, W. D. (2021). Analisis Kesalahan Umum Berbahasa Indonesia pada Cerpen Karya Siswa Kelas XI di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Jasinga. Jurnal Educatio, 7(3), 1163–1169. https://doi.org/10.31949/educatio.v7i3.1255

Prakoso, W. B., Novelianto, Y. E., Rohmah, J., Rahma, A., Sania, A., Azzahra, W. S., Purwo, A., Utomo, Y., & Wulan, A. N. (2024). Analisis Kualitas Isi dan Kalimat Efektif pada Teks Opini Dalam Website ” Taulebih ” Edisi Desember 2023 Sebagai Literasi Edukasi Pendidikan Seksualitas dan Kesehatan Reproduksi Berdasarkan Nilai Agama. BLAZE: Jurnal Bahasa Dan Sastra Dalam Pendidikan Linguistik Dan Pengembangan, 2(4), 112–133.

Pramono, E. Z., Putri, I. A., Nursamsyiah, A., Apriliani, A., & Nurjamilah, A. S. (2023). Analisis Kesalahan Berbahasa Indonesia Dalam Berita Penghapusan Skripsi Edisi Agustus 2023 Melalui Sepuluh Situs Berita Online Dari Persfektif Kategori Linguistik. Journal Of Humanities and Social Studies, 1(3), 1130–1139.

Puspitasari, R. C., & Anggraini, P. (2022). Kesalahan Berbahasa Pada Berita Daring Di Website Malang Posco Media Edisi Februari 2022. Pena Literasi, 5(2), 188–198. https://doi.org/10.24853/pl.5.2.188-200

Rahmah, F. P. H. C., Rahmawati, F., & Jatmiko, R. A. (2025). Analisis Kesalahan Berbahasa Bidang Semantik Pada Situs Web Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta. Narasi: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, Dan Pengajarannya, 03(01), 87–103.

Ramadani, Z. (2017). Analisis Kesalahan Kebahasaan dalam Penulisan Karya Ilmiah Berupa Laporan Praktikum Mikrobiologi Pertanian Mahasiswa Proteksi Tanaman Angkatan 2023 Universitas Andalas. Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 13(2), 39–44.

Rustamana, A., Adillah, P. M., Maharani, N. K., & Fayyedh, F. A. (2024). Qualitative Research Methods. MARCOPOLO, 2(6), 919–930. https://doi.org/https://doi.org/10.55927/marcopolo.v2i6.9907

Salsabilla, K. A. Z., Hadi, T. D. F., Widya Pratiwi, & Siti Mukaromah. (2023). Pengaruh Penggunaan Kecerdasan Buatan Terhadap Mahasiswa Di Perguruan Tinggi. Prosiding Seminar Nasional Teknologi Dan Sistem Informasi, 3(1), 168–175. https://doi.org/10.33005/sitasi.v3i1.371

Shodiq, J., Harsiati, T., & Zahro, A. (2025). Analisis Kesalahan Penggunaan Tanda Baca Karya Tulis Mahasiswa Menggunakan Bantuan Kecerdasan Buatan ChatGPT. PENEROKA : Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 5(1), 71–89. https://doi.org/10.30739/peneroka.v5i1.3518

Sholihatin, E., Diani, A., Saka, P., Rizky Andhika, D., Pranawa, A., Ardana, S., Yusaga, C. I., Fajar, R. I., & Virgano, B. A. (2023). Pemanfaatan Teknologi Chat GPT dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di Era Digital pada Mahasiswa Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur. JURNAL TUAH Pendidikan Dan Pengajaran Bahasa, 5(1), 1–10. https://jtuah.ejournal.unri.ac.id/index.php/JTUAH/

Yani, A. S., & Primandhika, R. B. (2023). Analisis Kesalahan Berbahasa dalam Penulisan Karya Tulis Ilmiah. Parole: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 6(2), 155–164. www.smapda-karangmojo.sch.id

Published

04-12-2025

Issue

Section

Articles

How to Cite

KAJIAN SEMANTIK PADA FENOMENA PLEONASME DALAM ESAI MAHASISWA BERBANTUKAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE. (2025). Fon: Journal of Indonesian Language and Literature Education, 21(2), 312-331. https://doi.org/10.25134/sckc0957